SuaraJawaTengah.id - Survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada 13 sampai 21 Agustus 2022 menunjukkan bahwa penilaian dari 1.220 responden terhadap kondisi politik nasional cenderung positif.
"Kondisi politik kalau kita bandingkan antara yang positif dan negatif, cenderung positif penilaiannya," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dikutip dari ANTARA pada Minggu (4/9/2022).
Lebih lanjut, Djayadi menyampaikan jumlah responden yang menilai kondisi politik nasional positif atau baik adalah sebesar 32,1 persen, sedangkan yang menilai negatif atau buruk sebesar 17,7 persen. Dengan demikian, penilaian baik itu lebih banyak 14,4 persen dibandingkan penilaian buruk.
Sementara itu, mayoritas responden atau sebesar 41,9 persen menilai bahwa kondisi politik nasional sedang.
Adapun 32,1 responden yang menilai kondisi politik nasional bernilai baik itu terdiri atas 1,3 persen yang menyatakan sangat baik dan 30,8 persen menyatakan baik. Lalu, 17,7 persen yang menilai kondisi politik nasional buruk terdiri atas 14,8 persen yang menyatakan buruk dan 2,9 persen lainnya menyatakan sangat buruk.
Terkait dengan metodologi survei ini, Djayadi menjelaskan populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih ataupun mereka yang sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu, LSI melakukan penarikan sampel menggunakan metode penarikan acak bertingkat (multistage random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 1220 orang. Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih.
Dengan penarikan acak bertingkat, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi atau batas kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: Meluruskan Pandangan Kiblat Politik Identitas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
BNPB Siapkan Amunisi Tambahan, Pesawat Modifikasi Cuaca Siap Serbu Langit Jateng
-
Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Cek Bansos Resmi Pemerintah
-
Kenapa Snaptik Populer sebagai TikTok Downloader? Ini Alasannya
-
Fakta-Fakta Miris Erfan Soltani: Demonstran Iran yang Divonis Hukuman Mati
-
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli