SuaraJawaTengah.id - Isu perlambatan ekonomi global mempengaruhi nilai tukar (kurs) rupiah pada hari ini Rabu (7/9/2022). Rupiah ditutup melemah 33 poin atau 0,22 persen ke posisi Rp14.918 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.885 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, tekanan untuk rupiah masih cukup besar pada pekan ini.
"Situasi global yang masih dibayangi isu perlambatan ekonomi memberikan tekanan untuk aset berisiko," ujar Ariston dikutip dari ANTARA, Rabu, (7/9/2022).
Terbaru Rusia yang mematikan jalur pipa gas ke Eropa menambah kekhawatiran pasar soal pelambatan ekonomi global.
Selain itu dari sisi dolar AS, lanjut Ariston, kebijakan melanjutkan kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), karena inflasi AS masih tinggi, mendorong penguatan dolar.
"Dari dalam negeri, kenaikan BBM subsidi juga bisa memberikan tekanan ke rupiah karena hal ini memberikan tekanan ke pertumbuhan ekonomi. Kenaikan harga barang bisa menurunkan daya beli masyarakat," kata Ariston.
Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Revandra Aritama juga mengatakan kenaikan harga BBM memang berimbas terhadap melemahnya nilai rupiah
Terkoreksinya rupiah, lanjut Revandra, juga didorong oleh sentimen penguatan dolar AS menyusul diumumkannya data ekonomi AS.
"Data PMI dan NFP dinilai masih cukup baik sehingga meningkatkan sentimen The Fed masih akan agresif untuk menaikkan nilai suku bunga," ujar Revandra.
Baca Juga: Bank Indonesia Cabut dan Tarik Rupiah Tahun Emisi 1995 dari Peredaran
Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.913 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.908 per dolar AS hingga Rp14.938 per dolar AS.
Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.927 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.885 per dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City