SuaraJawaTengah.id - Seorang pegawai SPBU di Gresik membeli dan menimbun ratusan liter BBM bersubsidi jenis pertalite untuk mencari keuntungan pribadi.
Saat rumah MF (34) digerebek polisi pada Rabu (7/9/2022), malam, ditemukan 590 liter pertalite. Ratusan liter pertalite disimpan di 24 jerigen ukuran 20 dan 30 liter.
Saat ini, MF telah mendekam di tahanan Polres Lamongan.
MF berasal dari Desa Rayunggumuk, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Dia pegawai SPBU Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
Bagaimana MF mendapatkan pertalite?
MF sudah merencanakan aksinya, walau ceroboh dan kemudian membawanya berurusan dengan polisi.
Dia membeli BBM secara bertahap saat bekerja shift siang atau malam di SPBU tempatnya bekerja.
Untuk melancarkan perbuatannya, dia memanfaatkan lima lembar surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang dikeluarkan UPT TPI Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik.
Surat rekomendasi masing-masing atas nama MF, LI, SW, NF dan SD.
Baca Juga: Pegawai SPBU Jenggolo Ditodong Perampok Berpistol Hingga Uang Penjualan BBM Raib Dirampas
Dalam surat rekomendasi pembelian pertalite disebutkan peruntukannya untuk mesin diesel pompa air. Padahal, mesin diesel pompa air bahan bakarnya solar.
Setiap kali membeli pertalite, MF menggunakan mobil.
Pertalite yang dibeli MF ternyata dia jual sendiri di rumahnya dengan harga Rp12 ribu per liter.
Kepala Seksi Humas Polres Lamongan Inspektur Polisi Dua Anton Krisbiantoro menyebut MF telah menyalahgunakan pengangkutan atau bahan bakar minyak bersubsidi.
“Ancaman penjara bagi pelaku paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar. Pelaku masih diperiksa secara intensif terkait perkara tindak pidana yang dilakukannya,” kata Anton dalam laporan Beritajatim.
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Oknum Pegawai SPBU yang Pungli Pelanggan Dipecat PT Pertamina
-
Lebih Parah dari Arie Febriant, Pegawai Pertamina Ketahuan Merokok di SPBU, Berujung Apes
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah