SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan beruntun belasan kendaraan di tol Pejagan-Pemalang yang menewaskan satu orang, Minggu (18/9/2022) diduga disebabkan oleh adanya asap pekat dari kebakaran rumput atau ilalang.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes menyebut rumput yang terbakar itu berada di lahan tol.
Petugas Pemadam Kebakaran Brebes yang ikut melakukan upaya pemadaman di lokasi kecelakaan, Muhammad Isa mengungkapkan, Damkar Brebes awalnya mendapat laporan kebakaran dari pengelola tol Pejagan-Pemalang sesaat setelah kecelakaan terjadi.
"Setelah mendapat laporan, petugas Damkar Brebes bersama tim pemadam api dan armada dari Pos Tanjung yang lokasinya lebih dekat dikerahkan ke lokasi untuk membantu upaya pemadaman api," kata Isa, Selasa (20/9/2022).
Menurut Isa, saat dirinya tiba di lokasi kecelakan, terdapat titik api yang masih menyala. Titik api yang membakar rumput kering itu tidak berada di area persawahan milik warga, melainkan masih berada di lahan tol.
"Lahan rumput yang waktu itu masih terbakar sepanjang lebih dari 20 meter. Lokasinya masih berada di lahan tol," kata dia.
Terkait kebakaran yang menimbulkan asap pekat hingga diduga menyebabkan kecelakaan itu, kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Namun hingga Selasa, belum ada petugas dari Damkar Brebes yang dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.
Polisi juga belum memberikan keterangan terkait hasil olah TKP dan penyebab pasti timbulnya titik api yang membakar areal rerumputan di samping tol.
Seperti diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 253+Jalur A, Minggu (18/9/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan 13 kendaraan ini menewaskan satu orang dan membuat 19 orang luka-luka.
Baca Juga: Soroti Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan yang Tewaskan Satu Orang, Ini Kata BPJT
Menurut Kepala Cabang Operasional PT Pejagan-Pemalang Toll Road, Ian Dwinanto, kronologi kecelakaan bermula ketika salah satu kendaraan penumpang yang melintas dari arah Jakarta tiba-tiba mengerem mendadak. Akibatnya, sejumlah kendaraan di belakangnya tak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan.
Beberapa kendaraan menabrak kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan di depannya, sedangkan lainnya menabrak pembatas jalan.
"Posisi akhir delapan kendaraan berada menutupi seluruh lajur satu dan lajur dua, berhimpit menghadap ke timur dan mengalami kerusakan berat," ujar Ian.
Menurut Ian, kecelakaan tersebur ditengarai terjadi karena pengemudi kendaraan paling depan terhalang pandangannya akibat adanya asap pembakaran lahan oleh warga.
"Ada asap daru pembakaran lahan oleh warga di samping tol sehingga jarak pandang terhalang dan pengemudi mengerem mendadak," ujar dia.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter