SuaraJawaTengah.id - Hujan es disertai angin kencang yang terjadi sejak Jumat (23/9/2022) malam di sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal menyebabkan dampak kerusakan yang cukup besar.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, dijelaskan puluhan pohon tumbang akibat angin kencang disertai hujan es terjadi di enam kecamatan yakni Kaliwungu, Ngampel, Patebon, Kota Kendal,Cepiring dan Pegandon.
Tak hanya itu, sebanyak 36 rumah juga dilaporkan rusak akibat hantaman hujan es.
“Di Desa Sukomulyo Kaliwungu Selatan pohon tumbang menutup akses jalan begitu pula di Desa Putatgede depan BRI Ngampel dan di Desa Purwokerto, Kecamatan Patebon ada pohon tumbang di SMP Negeri 3 Patebon,” kata Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistyo dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Minggu (25/9/2022).
Dikatakan pohon tumbang juga terjadi di Kelurahan Sukodono Kendal, Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring dan Desa Karangmulyo ada 5 titik pohon tumbang.
“Untuk di Desa Karangmulyo juga merusak rumah warga. Tercatat ada 22 rumah rusak ringan dan petugas sudah melakukan pembersihan puing rumah yang rusak ataupun pohon yang tumbang,” imbuhnya.
Sigit menambahkan kerusakan rumah akibat hujan deras juga ada di Desa Dempelrejo, Kecamatan Ngampel sebanyak 12 rumah mengalami rusak ringan. Sementara di Desa Banyuurip Ngampel ada 2 rumah mengalami rusak ringan.
“Saat kejadian memang ada kendala karena listrik padam sehingga menyulitkan petugas yang melakukan pemotongan pohon yang tumbang. Namun semuanya bisa diatasi dan kondisi jalan yang tertutup pohon sudah bisa dilalui," terang Sigit.
Tim Satgas PB yang melakukan pemotongan dan pembersihan pohon rungkat harus kerja keras karena lokasinya berbeda-beda.
Baca Juga: Diterjang Hujan Badai, Sejumlah Pohon Tumbang di Kota Bogor
Hingga Sabtu siang pembersihan pohon tumbang di beberapa titik berhasil ditangani yakni di Kelurahan Jotang Kecamatan Kendal Kota dan Desa Dempelrejo kecamatan Ngampel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama