SuaraJawaTengah.id - Dokter spesialis gizi klinik dari RS Medistra dr. Cindiawaty J. Pudjiadi, MARS, MS, SP.GK menjawab beberapa mitos terkait daging kambing, salah satunya terkait daging kambing dapat tingkatkan keperkasaan pria.
"Daging kambing itu sumber protein, dan sumber protein itu dibutuhkan untuk menjadikan kita perkasa," ujar Cindy dikutip dari ANTARA pada Minggu (2/10/2022).
Kendati demikian Cindy mengingatkan bahwa sumber protein tidak hanya berasal dari daging saja.
Cindy kemudian membenarkan bahwa protein memang bisa membantu pembentukan massa otot sehingga seseorang menjadi tampak lebih perkasa, namun kondisi itu bisa didapat tidak secara instan.
"Mikirnya kalau makan kambing, semua naik. Padahal perlu proses dan banyak faktor yang mempengaruhi," tambah Cindy.
Cindy menjelaskan beberapa zat penting seperti zinc, magnesium, B12 dan arginine bila mengalami defisiensi maka akan berhubungan dengan disfungsi ereksi. Daging kambing selain sebagai sumber protein juga mengandung zat-zat penting tersebut.
Namun, bukan hanya kambing yang memiliki nutrien untuk meningkatkan keperkasaan.
"Jadi tidak hanya punya si daging kambing saja. Proses pemenuhannya itu perlu jangka panjang. Jadi nggak langsung instan. Nggak kayak kalau kita minum obat kuat atau apa yang efeknya langsung. Dia perlu proses," papar Cindy.
"Dengan kita menurunkan lemak tubuh kita dan mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang, itu akan jadi terbantu untuk meningkatkan keperkasaan. Jadi bukan serta merta makan daging kambing, langsung perkasa," imbuhnya.
Baca Juga: Daging Kambing Sering Disebut Sebagai Penyebab Hipertensi, Pakar Bandingkan dengan Orang Arab
Rendah kolesterol
Selain itu, mitos yang beredar mengenai daging kambing adalah dipercaya dapat meningkatkan kolesterol. Sehingga, daging kambing umumnya banyak dihindari oleh orang-orang yang menderita kolesterol.
Akan tetapi, Cindy menjelaskan bahwa daging kambing justru memiliki tingkat kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi atau daging domba. Oleh sebab itu, penderita kolesterol sebenarnya masih diizinkan untuk mengonsumsi daging kambing.
Cindy mengatakan selama panganan dari daging kambing tidak banyak mengandung minyak, itu masih tergolong aman. Selain itu daging kambing itu merupakan salah satu sumber protein, vitamin dan mineral.
"Ada lemaknya, tapi ternyata daging kambing itu lemaknya lebih rendah. Kolesterolnya juga lebih rendah kalau dibandingkan dengan daging sapi dan domba," sambungnya.
Lebih lanjut, Cindy memaparkan bahwa meskipun masih diizinkan mengonsumsi daging kambing, penderita kolesterol tetap harus memperhatikan proses pengolahan daging tersebut. Sebab, pengolahan daging kambing itulah yang dapat mempengaruhi tingkat kolesterol seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat