Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:55 WIB
Kondisi banjir yang melanda wilayah Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Sabtu (8/10/2022) pagi. [Dokumentasi Kades Mernek]

Selain di tiga kecamatan tersebut, banjir juga mulai meluas ke wilayah Kecamatan Maos. Menurut keterangan Kepala Desa Mernek, Bustanul Arifin, banjir muali menggenangi jalan dan beberapa masuk rumah warga, menjelang pagi.

"Untuk sementara, hasil penelusuran kita penyebab banjir karena Sungai Mangir dan Gunungpati meluap. Kemudian hujan yang terus menerus tadi malam mengakibatkan sawah tergenang, posisi perkampungan kita dikelilingi sawah ini," ungkapnya.

Sedikitnya ada 50 rumah yang terendam banjir karena luapan sawah dan sungai. Air mulai datang pada pukul 03.30 WIB dinihari. Sehingga banyak barang berharga yang tidak terselamatkan.

"Ada beberapa kerugian, barang berharga seperti pupuk kemudian alat-alat elektronik yang ditaruh di bawah dan terendam air. Posisi warga saat itu masih tertidur," tuturnya.

Baca Juga: Teruskan Tren Positif Saat Main Tandang, PSCS Kalahkan Nusantara United 1-0 Lewat Gol Apik Reza Rizki

Ia meminta kepada pihak terkait untuk menormalisasi kedua sungai yang meluap tersebut. Hal ini agar dikemudian hari bisa menampung hujan dan tidak menyebabkan banjir hingga permukiman.

Sementara itu, sebagai upaya penanganan darurat banjir, tim relawan gabungan menyiapkan perahu fiber dan perahu karet. BPBD Kabupaten Cilacap bersama Dinsos juga telah menyiapkan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir.

Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap hingga Minggu (9/10/2022). Oleh sebabnya sebagai antisipasi adanya banjir susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca, BPBD Kabupaten Cilacap mengimbau kepada seluruh perangkat desa, forkopimcam bersama masyarakat agar melakukan upaya kesiapsiagaan.

Apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung secara menerus selama lebih dari 1 jam, maka masyarakat di sekitar dekat sungai diminta untuk waspada dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika diperlukan. 

Kontributor : Anang Firmansyah

Baca Juga: 6 Kabupaten Patungan 'Nglarisi' Bandara JB Soedirman, Oktober Beroperasi Rute Jakarta-Purbalingga

Load More