SuaraJawaTengah.id - Hujan deras telah menyebabkan tanah longsor di bagian wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, menurut pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono mengatakan, bahwa hujan deras yang turun pada Jumat (7/10) malam hingga Sabtu dini hari menyebabkan tanah longsor di beberapa lokasi di Desa Kumejing, Kecamatan Wadaslintang.
Menurut dia, hujan menyebabkan tanah longsor di Dusun Kedungbulu dan Dusun Kiringan, Desa Kumejing.
"Di desa tersebut juga terjadi tanah retak sepanjang kurang lebih 100 meter yang mengancam 30 rumah," kata Bambang dikutip dari ANTARA pada Sabtu (8/10/2022).
Bambang mengatakan bahwa bencana tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, tetapi menyebabkan lima rumah rusak dan bagian jalan tertutup.
Menurut dia, tanah longsor menyebabkan dua rumah beberapa bagiannya rusak dan satu rumah rusak berat di Dusun Kedungbulu. Selain itu, tanah longsor menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga di Dusun Kiringan.
"Hari ini warga dan relawan serta unsur dari BPBD, TNI, dan Polri bergotong-royong menyingkirkan puing-puing akibat longsor," kata Triyono.
Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Gunung Teges dan Desa Purbayan di Kecamatan Kemiri serta bagian wilayah Kecamatan Bruno di wilayah Kabupaten Purworejo pada Jumat (7/10) sore.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Budi Wibowo, tanah longsor menyebabkan tujuh rumah rusak sedang di Kecamatan Kemiri serta mengakibatkan bagian jalan tertutup longsoran di Desa Pakis Arum dan Desa Kaliglagah, Kecamatan Bruno.
Baca Juga: Turunkan Alat Berat, BPBD Tanggamus Bersihkan Material Longsor yang Tutupi Jalan Raya Limau
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi