SuaraJawaTengah.id - Hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengakibatkan jembatan putus.
Jembatan putus itu merupakan penghubung Desa Pekuncen menuju Desa Glempang, Kecamatan Kroya, Minggu (9/10/2022) malam.
Video hanyutnya jembatan tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @banyumas24jam.
"Kondisi daerah Pekuncen, karena banjir semalam. Jembatan pun putus," tulis keterangan unggahan tersebut.
Dari video yang terlihat, seluruh badan jembatan penghubung Desa Pekuncen menuju Desa Glempang ini hanyut dan nyaris tak berbekas.
Akibat putusnya jembatan tersebut, jalur alternatif dari Desa Pekuncen menuju ke Desa Glempang terputus total.
Selain itu, dilaporkan banjir bandang juga membuat sejumlah jaringan air bersih Desa Pekuncen yang melintas di areal Sungai Arus juga terputus.
Bencana banjir dan tanah longsor menghantam sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, 7-9 Oktober lalu.
Banjir bandang yang terjadi akibat luapan Sungai Arus setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama tiga jam itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Kendati demikian, dia mengatakan banjir bandang tersebut mengakibatkan sebuah jembatan di Grumbul Legok Lor RT 02 RW 05 ke area pertanian terputus karena bangunannya ambrol.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho menjelaskan, Pemkab Banyumas segera menangani dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah desa akibat cuaca ekstrem.
"Kejadian terakhir berupa banjir bandang di Grumbul Legok Lor, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, pada Minggu (9/10/2022) malam," kata Budi Nugroho dilansir dari ANTARA, Senin (10/10/2022).
"Tadi, kami bersama Bapak Bupati (Bupati Banyumas Achmad Husein, red.) sudah meninjau lokasi banjir bandang di Grumbul Legok Lor," tambah Budi.
Dari hasil peninjauan, kata dia, penanganan permanen terhadap jembatan yang putus tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca