SuaraJawaTengah.id - Harga kedelai impor di Kabupaten Kudus terus melambung dan menyentuh Rp 13.900 per kilogram. Harga ini merupakan rekor harga tertinggi yang terjadi di tahun ini.
Kondisi ini tentu sangat dikeluhkan bagi para pengrajin tahu tempe. Mereka harus berpikir keras agar bisa tetap produksi namun tidak merugi.
Ketua Primer Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten Kudus, Amar Maruf mengatakan harga kedelai impor yang menembus Rp 13.900 per kilogram memang yang tertinggi di tahun ini.
"Dalam sebulan ini harga terus melonjak tanpa terkendali," ujar Amar Maruf melansir ANTARA, Kamis (27/10/2022).
Amar mengatakan meski harga melambung, namun stok kedelai impor yang ada di gudang Primkopti masih cukup aman yakni berkisar 40-45 ton.
Jumlah stok tersebut diyakini masih bisa memenuhi kebutuhan produsen tahu tempe dalam beberapa hari terakhir.
"Untuk stok tidak masalah, tapi harganya yang cukup membuat pusing pengusaha tahu tempe," ujar dia.
Amar menyebutkan, kenaikan harga kedelai ini memang menjadi tekanan tersendiri bagi pengusaha tahu tempe. Mereka harus berusaha sekuat tenaga beradaptasi dalam menyikapi kenaikan harga bahan baku ini.
"Ya sebisa mungkin adaptasi seperti mengurangi ukuran atau menaikkan harga jual tahu tempe," paparnya.
Baca Juga: Harga Kedelai Impor Naik Dua Kali Lipat, Ukuran Tempe Semakin Kecil
Amar menambahkan, saat ini pengusaha tahu tempe hanya bisa mengandalkan campur tangan pemerintah yakni dengan adanya subsidi harga kedelai.
Menurut Amar, saat ini subsidi harga kedelai tahap kelima sudah kembali dikucurkan untuk bulan Oktober-Desember.
"Ya saat ini hanya tinggal mengandalkan subsidi harga saja," tegasnya.
Subsidi harga kedelai tersebut senilai Rp 1000 per kilogram. Subsidi tersebut dihitung dari jumlah pembelian kedelai pengrajin dari Primkopti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah