SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberi jawaban menohok terhadap kritikan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng.
Ganjar Pranowo memamerkan beberapa hasil kerjanya berkeliling menyambangi warga Jateng.
Diantaranya yang dipamerkan Ganjar melalui unggahan tiktoknya yakni, Sidak pembangunan Puskesmas di Cilacap, Pembangunan Tanggul di Peklongan, Pembangunan Jembatan Penghubung Wonosobo-Banjarnegara.
Selain itu ada juga, Sidak Revitalisasi Gor Mangli Wonosbo, Pembangunan SMKN Lumbir Banyumas, Cegah Pungli oleh Oknum Polisi pada Kontraktor, dan Realisasi 1000 Embung di Jateng.
Lantas Ganjar menegaskan dalami keterangan video yang seolah menjawab kritikan dari salah satu anggota DPRD Jateng.
Menurut Ganjar dirinya tidak perlu banyak rapat karena yang terpenting adalah cekatan dalam bekerja dan terjun ke masyarakat secara langsung.
"Nggak perlu banyak rapat, yang penting kerja dan ketemu rakyat," tulis Ganjar Pranowo melalui keterangan video tiktoknya pada Kamis, (3/11/2022).
Untuk diketahui dari suara.Jateng, Anggota DPRD Jateng Benny Karnadi meminta ketua Dewan menegur Ganjar Pranowo karena sering absen pada rapat paripurna.
"Berkaitan dengan Gubernur Jawa Tengah, yang pertama bahwa beliau sering kali tidak mengikuti rapat paripurna dan mendelegasikan wewenangnya kepada baik Wakil Gubernur ataupun kepada Sekertaris Daerah," ucap Benny Karnadi.
Selain itu, Anggota DPRD Jateng dari fraksi PKB itu juga mengungkapkan bahwasanya Ganjar Pranowo belum menandatangani Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2023 Provinsi Jateng.
"Kemudian yang kedua yang lebih penting lagi, bahwa sampai hari ini RKPD yang kami dengar belum ditandatangani, sudah satu bulan lebih," ungkapn
Sontak saja, unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Coba sekali-kali ke perbatasan Semarang-Demak pak, rob terus," ungkap akun @*******._.
"Mantap pak, cuz lah pak, presiden pak," kata akun @*******ri.
"Aku mimpi ketemu bapak," ujar akun @*****il.
Berita Terkait
-
Terungkap! Ganjar Tolak Tanda Tangan RKPD Provinsi Jateng Karena Ada Penambahan Anggaran dari DPRD Rp92 Miliar
-
Bukan Prabowo Subianto, Lawan Sepadan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Adalah Ganjar Pranowo
-
Elektabilitas Capres Moncer, Ganjar Malah Disentil DPRD PKB Buat Fokus Kebutuhan Hajat Rakyat Jateng
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei