SuaraJawaTengah.id - Musim hujan menjadi waktu yang rentan terpapar penyakit. Perubahan suhu yang ekstrem hingga banyaknya genangan air disebut-sebut menjadi faktor utama.
Namun demikan, Dokter lulusan Universitas Jenderal Soedirman dr Kristanti Diliasari memberikan kiat bagi orang-orang untuk menjaga daya tahan tubuh di musim hujan dan mencegah terkena penyakit penyertanya, salah satunya dengan menjaga pola makan sehat.
Menurut dia, asupan gizi yang seimbang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.
Kristanti mengingatkan orang-orang memastikan mengonsumsi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, serta minum air putih yang cukup. Selain itu, rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin B, vitamin C, seng, dan vitamin D.
Kemudian, membatasi konsumsi gula, garam, dan minyak yang berlebih dan mengonsumsi probiotik seperti yogurt, tahu, tempe, atau fermentasi sayuran seperti acar untuk membantu menjaga kesehatan usus agar sistem pencernaan tetap lancar.
Selain asupan makanan, dia juga menyarankan orang-orang rutin berolahraga. Berbagai studi membuktikan berolahraga dapat memperbaiki mood. Selain itu, olahraga juga berperan dalam meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh.
"Luangkanlah waktu untuk berolahraga secara rutin agar tubuh tetap hangat, sirkulasi darah lancar, dan massa otot tetap terjaga," kata Kristanti dikutip dari ANTARA pada Kamis (3/11/2022).
Hal lain yang perlu dilakukan yakni menjaga kualitas tidur. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menjaga tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Menurut jurnal dari National Sleep Foundation, rekomendasi waktu tidur per hari sesuai usia yakni 10-13 jam bagi anak berusia tiga hingga lima tahun, berkurang menjadi sembilan hingga 11 jam pada anak usia enam hingga 13 tahun, kemudian sembilan hingga 11 jam pada anak berusia 14 - 17 tahun.
Sementara pada dewasa berusia 18 - 64 tahun disarankan tidur selama 7-9 jam dan usia lansia lebih dari 65 tahun, direkomendasikan tidur selama 7 - 8 jam.
Kristanti juga menyarankan orang-orang mengelola stres. Menurut dia, terkendala karena hujan, banjir, dan kemacetan untuk berangkat beraktivitas seperti kerja, kuliah, atau sekolah seringkali membuat stres.
Oleh karena itu, manajemen stres yang baik sangat diperlukan agar tetap tenang menjalani kegiatan meski terkendala berbagai rintangan. Strategi fisik berupa relaksasi dapat diterapkan untuk menenangkan diri dari stres.
Hal lain yang tak kalah penting yakni menjaga tubuh tetap hangat. Tingginya intensitas hujan secara langsung menurunkan suhu udara. Membawa payung atau jas hujan, juga pakaian ganti saat perkiraan cuaca atau langit tampak mendung sebaiknya menjadi prioritas saat akan keluar rumah.
"Gunakan pakaian yang cukup tebal atau jaket. Selain itu, buatlah tubuh tetap hangat dengan meminum air hangat," saran Kristanti.
Dia juga menyarankan orang-orang menjaga kebersihan diri dengan mandi dua kali sehari. Jika tubuh basah karena terkena air hujan, maka segeralah mandi hingga bersih dengan air hangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight