SuaraJawaTengah.id - Ribuan warga Parakan, Temanggung, Jawa Tengah tumpah ruah ke jalanan dalam rangka Kirab Budaya Ruwat Bumi Parakan menjelang Hari Jadi ke-188 Kabupaten Temanggung pada Rabu (9/10/2022).
Setelah dua tahun tak ada perayaan karena pandemi, Kirab Boyong Menoreh ini diselenggarakan lagi. Kirab yang digelar di Kecamatan Parakan tersebut membawa gunungan hasil bumi dan seribu tumpeng serta Songsong Djoyonegoro.
Para peserta yang mengenakan pakaian adat Jawa tersebut melakukan prosesi kirab dengan berjalan kaki dari Masjid Baiturrohim Jetis di sebelah barat Pasar Legi Parakan menuju Kantor eks-Kawedanan Parakan.
Rombongan kirab antara lain diikuti Bupati Temanggung M. Al Khadziq, Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto, dan para kepala orgnanisasi perangkat daerah.
M. Al Khadziq menyampaikan kirab menjelang HUT ke-188 Temanggung ini untuk merekonstruksi perpindahan Ibu Kota Temanggung dari Parakan ke Temanggung pada 1832.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Parakan yang menjadi kota tua bagi Kabupaten Temanggung," kata Khadziq dikutip Antara.
Dalam menyambut HUT ke-188 Temanggung ini juga dilakukan Gerebek Parakan, yaitu sebuah perayaan berisi aneka pertunjukan seni dan budaya masyarakat Temanggung.
"Memang perayaan ini luar biasa, masyarakat Parakan turun ke jalan semua untuk bergembira bersama dalam kirab budaya. karena sudah dua tahun kegiatan ini tidak dilaksanakan akibat pandemi COVID-19," katanya.
Ia menyampaikan masyarakat Parakan dari segala lapisan hari ini bersuka ria bersama, partisipasi masyarakat luar biasa besar.
Baca Juga: Pejabat Pemkab Temanggung Tabur Bunga di Jembatan Sungai Progo, Ternyata Punya Makna Mendalam Lho
"Salah satu keunggulan dan menjadi ciri khas kota Parakan adalah bahwa semua elemen masyarakat lintas agama, golongan, lintas etnis bisa bersatu bersama-sama untuk hidup berdampingan secara baik," demikian M. Al Khadziq.
Berita Terkait
-
Pejabat Pemkab Temanggung Tabur Bunga di Jembatan Sungai Progo, Ternyata Punya Makna Mendalam Lho
-
Satreskrim Polres Temanggung Bekuk Komplotan Pencurian Modus Pecah Kaca
-
Waduh! KPU Temanggung Tak Berhasil Temui 562 Orang Saat Verifikasi Faktual
-
Tiba di IKN, Kirab Pemuda Meriahkan Peringatan HSP 2022
-
Tembok SD Campurejo Jebol saat Longsor di Temanggung
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca