Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 11 November 2022 | 18:26 WIB
Pengasuh Ponpes Hidayatullah Gunungpati berada di lokasi pasca kebaran di ruang santri putra, Jumat (11/11/2022). [Jatengnews.id/dok]

SuaraJawaTengah.id - Kebakaran melanda Ponpes Hidayatullah Sirayu, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (11/11/2022) siang.

Akibatnya, dua ruangan ponpes tahfidz Alquran di Dukuh Sirayu RT 04 RW 02 Kelurahan Jatirejo Kecamatan Gunungpati itu ludes dilahap si jago merah.

Selain itu, sejumlah barang mulai kasur, alat rebana, drum, kursi, almari hingga buku juga ludes terbakar.

Melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, pengasuh Ponpes Hidayatullah KH Abdul Rouf mengatakan, kronologi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB .

"Kebetulan waktu itu saya dari bawah melihat asap muncul di atas ruangan pondok. Setelah saya cek ke ruangan ternyata api sudah membesar di lantai tepatnya dari kasur santri," kata Abdul Rouf.

Melihat api besar dalam ruangan, dirinya memanggil para santri yang kebetulan masih ada jam sekolah atau letaknya berdampingan dengan Sekolah Yayasan Hidayatullah.

Sontak anak-anak dan santri keluar dan membantu proses pemadaman, sebelum akhirnya satu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Ditanya dugaan api muncul, Abdul Rouf mengatakan, kemungkinan dari putung rokok yang lupa dimatikan.

"Misal dari konsleting listrik pasti api dari atas, lha ini api sudah membesar di lantai tepatnya di kasur milik santri," tegasnya.

Baca Juga: Sekda Kota Bandung Ema Sumarna: Penyebab Pasti Kebakaran Kantor Bappelitbang Masih Diinvestigasi

Hal itu juga dikuatkan oleh Hj Suprapti istri KH Abdul Rouf yang mengatakan, Kepala Sekolah SMP disini betulan tegas dan anak-anak dilarang merokok di sekolah. Jadi biasanya jam istriahat anak-anak nyari tempat yang aman untuk merokok.

Soalnya setiap kali jam istirahat, santri pulang ke pondok dan kadang teman sekolah ikut.

"Kejadian pun juga setelah anak-anak selesai jam istriahat dan baru masuk lagi," papar Suprapti.

Adapun kerugian akibat kebakaran ini sekitar Rp25 juta mas.

Load More