Ia menambahkan, di atas kolektif kolegial adalah sistem yang menjadi kekuatan dari kepemimpinan itu sendiri. Kepemimpinan di Muhammadiyah akan dipilih oleh anggota Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai representasi anggota Muhammadiyah di muka bumi.
"Kita percayakan kepada mereka yang sudah terlatih untuk memilih dengan kematangan dan pemahaman, juga sistem organisasi yang dimiliki akan punya kearifan sendiri," papar Haedar.
Nantinya dalam Tanwir Muhammadiyah, jelas Haedar, dari 92 calon yang ada, akan dipilih 39 calon. Selanjutnya dari 39 calon tersebut, dalam Muktamar, akan dipilih hingga terdapat 13 calon yang akan menjadi anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan memilih ketua umum.
Calon Ketua Umum tersebut nantinya akan dibawa ke sidang pleno Muktamar untuk disahkan. Sedikit berbeda dengan Muhammadiyah, Shoimah selaku panitia pemilihan menjelaskan bahwa dalam sidang Tanwir ‘Aisyiyah akan memilih 39 nama dari 105 calon yang telah diseleksi oleh panitia pemilihan ‘Aisyiyah. Selanjutnya, dalam sidang Muktamar akan ditawarkan kepada muktamirin, apakah akan memilih 13 calon secara langsung atau secara formatur.
Biasanya, ungkap Shoimah, anggota muktamar ‘Aisyiyah meminta secara formatur yang kemudian akan memilih Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Ekonomi Syariah Masuk Hingga Level Desa
-
BRILink Agen Bisa Panen Emas dan Dapat Reward dari BRI, Cek Caranya
-
Jateng Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi Nasional
-
BRI Semarang A. Yani Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Demi Jaga Layanan Nasabah
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000