Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 18 November 2022 | 07:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memperingati hari pahlawan di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang pada Kamis (10/11/2022).

Namun ada catatan yang sangat menarik, menurut Saiful, bila Golkar mencalonkan Ganjar, maka suara PDIP menjadi turun dari 25 persen (variabel kontrol) menjadi 18 persen.

Saiful menjelaskan bahwa selama ini, dalam pelbagai survei, PDIP mendapatkan suara selalu melampaui perolehan pada Pemilu 2019.

Menurut dia, salah satu unsur suara PDIP tersebut adalah pendukung Ganjar. Jika Ganjar dicalonkan atau pindah ke partai lain, sebagian suara PDIP pindah.

"Kalau Ganjar dicalonkan oleh Golkar, dia mengajak (sebagian) pemilihnya pergi ke Golkar," kata Saiful.

Baca Juga: Sikap Gibran Pamer Makan Bareng Ganjar Usai Bertemu Anies Jadi Sorotan, Petinggi PDIP: Jangan Terjebak Persepsi Capres

Jika Golkar mencalonkan Ganjar, kata Saiful, peta kekuatan politik partai mengalami perubahan, di mana Gerindra, PDIP, dan Golkar menjadi berimbang.

Dia memberi catatan agar PDIP perlu berhati-hati dengan hasil temuan ini.

"Kalau PDIP ingin menjaga suaranya, mereka harus hati-hati dengan fakta ini. Jangan sampai Ganjar diambil oleh partai lain," kata Saiful.

Survei ini dalam format wawancara tatap muka pada 3 – 9 Oktober 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara "random" ("stratified multistage random sampling") 1220 responden. "Response rate" sebesar 1027 atau 84 persen. "Margin of error" survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi "simple random sampling").

Baca Juga: Gibran dan Ganjar Bertemu, Politikus PDIP: Jika Setiap Tindakan Seseorang Dibicarakan akan Habiskan Energi

Metode eksperimental untuk menguji efek pencalonan presiden terhadap elektabilitas partai dilakukan dengan membagi responden secara acak ke dalam empat kelompok (kontrol, "treatment" 1, "treatment" 2, dan treatmen 3), dan setiap responden mendapat satu pertanyaan sesuai kelompoknya.

Load More