SuaraJawaTengah.id - Dua tim besar Jerman dan Argentina tumbang di laga perdana Piala Dunia Qatar 2022. Lalu bagaimana langkah Portugal yang diperkuat pemain megabintang Cristiano Ronaldo?
Portugal akan menghadapi Ghana dalam pertandingan pembukanya pada Piala Dunia Kamis (24/11/2022) malam nanti.
Ketimbang terus larut dalam kontroversi Cristiano Ronaldo yang sudah dipecat Manchester United menyusul wawancara kontroversialnya yang mengecam klub dan pelatihnya itu. Portugal harus bisa menunjukan kualitas permainannya.
Juara Euro 2016 itu mengalahkan Nigeria 4-0 dalam pertandingan pemanasan terakhir sebelum terbang ke Qatar sehingga membuat suporter mereka agak tersemangati setelah melihat rangkaian penampilan buruk sebelum itu.
Tetapi Ghana yang mencapai perempat final Piala Dunia 2016, masuk arena Piala Dunia Qatar dengan bekal sama membesarkan hati setelah mengalahkan Swiss 2-0 dalam pertandingan persahabatan.
Laga di Stadion 974 di Doha itu akan berlangsung sengit karena kedua tim ingin segera memetik poin penuh mengingat lawan mereka dalam Grup H adalah Uruguay yang skuadnya penuh bintang dan Korea Selatan yang selalu tampil ngotot.
Pelatih Portugal Fernando Santos mendapat tekanan setelah belum lama ini tersingkir dari babak 16 besar Euro 2020 tahun silam. Kini, kekhawatiran tim bertambah setelah perhatian terlalu tertuju kepada Ronaldo yang sudah berusia 37 tahun dan telah melewati masa jayanya.
Mengenai hal ini, Ronaldo sang kapten, menegaskan, "atmosfer ruang ganti bagus sekali. Enggak ada masalah kok." Peraih Ballon D'Or lima kali itu meminta fokus media dan masyarakat diarahkan saja kepada tim, bukan kepada kontroversinya yang menyelimutinya. "Berhenti bertanya soal saya," tandas Ronaldo seperti dikutip Reuters.
Kini Ronaldo sudah pasti tak lagi membela Manchester United dan dia serta timnya bisa fokus kepada Piala Dunia.
Sang kapren sendiri sudah siap memimpin Portugal mengulangi sukses Euro 2016 di mana mereka menjadi juara, apalagi Piala Dunia Qatar adalah kesempatan terakhirnya untuk mengangkat trofi Piala Dunia.
Portugal dan Ronaldo kini akan fokus menghadapi Ghana yang diperkuat gelandang Arsenal Thomas Partey, bek Leicester City Daniel Amartey dan striker Athletic Bilbao Inaki Williams.
Pelatih Otto Addo yang merupakan manajer ketiga Ghana dalam 12 bulan terakhir sudah berusaha membangun kembali tim setelah tampil buruk dalam Piala Afrika awal 2022. Dia kini membawa legiun Eropa yang lebih banyak lagi termasuk bek sayap Brighton & Hove Albion Tariq Lamptey.
Namun kedua penjaga gawang utamanya mengalami cedera sehingga harus beralih ke opsi ketiga kepada Lawrence Ati-Zigi yang bermain di St Gallen di Swiss.
Ghana memenangkan tujuh dari delapan pertandingan terakhirnya. Mereka hanya kalah dari Brazil dalam kurun waktu itu.
Prediksi sebelas pemain pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat