SuaraJawaTengah.id - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional menyatakan bahwa Erika Gudono telah menggunakan Aplikasi Elsimil untuk mencegah lahirnya bayi stunting.
“Saya sudah men-download dan mengisi semua kuesioner di aplikasi Elsimil. Sangat mudah dan jelas informasinya,” kata Erina dalam keterangan tertulis BKKBN.
Erika menuturkan telah mempersiapkan diri dalam membangun rumah tangga dengan baik. Salah satunya dengan mengisi aplikasi Elsimil untuk mendapatkan sertifikat dengan hasil yang ideal untuk hamil.
Setelah mengisi seluruh kuesioner dalam aplikasi Elsimil, Erina mengaku banyak mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh calon pengantin maupun calon ibu yang mempersiapkan kehamilan setelah menikah.
Erina berpesan kepada generasi muda yang sedang mempersiapkan perkawinan, untuk menjaga kesehatan diri dan pasangannya agar saat hamil nantinya dalam keadaan sehat sehingga melahirkan anak-anak yang sehat dan terhindar dari stunting.
Kaesang Pangarep mengatakan sangat mempercayai Erina. Dia percaya bahwa hal yang ditentukan oleh Erina merupakan hal terbaik dalam rumah tangga mereka.
"Punya berapa anak, saya serahkan kembali ke Erina karena itu badannya Erina," kata Kaesang dalam laporan Antara.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengapresiasi pasangan tersebut karena matangnya persiapan dan perencanaan membangun rumah tangga mereka dengan melakukan pre-konsepsi melalui Elsimil.
Sebab Elsimil merupakan aplikasi yang dikembangkan BKKBN bersama dengan Kementerian Agama dimana Di dalamnya, terdapat kuesioner yang harus dijawab calon pasangan pengantin sebagai skrining awal terhadap risiko bayi yang dilahirkan dalam kondisi stunting.
Baca Juga: Resmi Menikah, Ini Lho Deretan Mahar Kaesang Pangarep untuk Erina Gudono
Data-data yang dimasukkan dalam aplikasi adalah usia, status gizi, berat dan tinggi badan, ukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut, kadar hemoglobin dan perilaku lain seperti perokok atau tidak.
Nantinya, calon pengantin akan didampingi oleh Tim Pendamping Keluarga untuk mengisi data yang diperlukan. Jika sertifikat Elsimil menunjukkan hasil kurang ideal untuk hamil, perkawinan tetap boleh digelar, namun TPK akan merekomendasikan untuk menunda kehamilan.
“TPK akan memberikan intervensi yang direkomendasikan serta memonitor status gizi calon pengantin sampai kondisi pasangan tersebut membaik dan menjadi ideal untuk hamil. Selain berfungsi sebagai alat skrining dan media komunikasi dengan TPK, Elsimil juga berfungsi sebagai media edukasi tentang kesehatan reproduksi, kontrasepsi, kesiapan pranikah, kesiapan kehamilan, serta pencegahan kanker,” ujar Hasto.
Berita Terkait
-
Rakorda PSI Kota Depok Dihadiri Kaesang, Targetkan 6 Kursi DPRD
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
-
Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua
-
Kaesang Jadi Tumpuan Baru Dinasti Politik Jokowi? Pengamat Soroti Nasib Gibran Usai Putusan MK
-
Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun