SuaraJawaTengah.id - Masyarakat Kota Semarang dan Kabupaten Demak, kembali dapat manfaatkan layanan Mobile Costumer Service (MCS) BPJS Kesehatan untuk pengurusan administrasi kepesertaan dan pemberian informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Layanan jemput bola ini secara terjadwal akan membuka loket di lokasi strategis pelayanan publik.
Untuk Kota Semarang, MCS menyapa masyarakat di Kelurahan Kembangarum pada tanggal 12 Januari 2023, Kantor Dinas Perhubungan di tanggal 13 Januari 2023 dan Kecamatan Genuk di tanggal 18 Januari 2023.
Selanjutnya, pada tanggal 19 Januari 2023, MCS akan menyambangi Politeknik Maritim Negeri Semarang, Kejaksaan Negeri Semarang pada tanggal 20 Januari 2023, Kecamatan Pedurungan di tanggal 25 Januari 2023, Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang tanggal 26 Januari dan terakhir di Balaikota Semarang di tanggal 27 Januari 2023.
Diketahui Layanan MCS dimulai sejak pukul 09.00 sampai dengan 11.00.
Sedangkan untuk Kabupaten Demak, terjadwal MCS akan hadir di Kecamatan Karangtengah pada tanggal 12,17, 19, 26 dan 31 Januari 2023. Selanjutnya bergeser ke Kecamatan Gajah pada tanggal 18 Januari 2023, Kecamatan Karangagen tanggal 24 Januari 2023 dan Keca,atan Kebonagung pada tanggal 25 Januari 2023. Layanan MCS dimulai sejak pukul 08.30 sampai dengan 12.00.
"Kami hadirkan kembali MCS untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus administrasi kepesertaan JKN, mulai pendaftaran, perubahan data, pelayanan skrining riwayat kesehatan dan pelayanan informasi serta pengaduan yang akan langsung kami eskalasi untuk memperoleh tindak lanjut," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Andi Ashar dari keterangan tertulis pada Jumat (13/1/2022).
Dia menjelaskan, saat layanan MCS, petugas BPJS Kesehatan juga memberikan informasi berbagai kemudahan pelayanan administrasi yang bisa diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) ke nomor 08118165165, layanan Chat Assistant JKN (CHIKA) ke nomor 08118750400 dan Care Center 165.
"Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN memang selalu kami promosikan ke peserta. Harapannya, peserta dapat memanfaatkan berbagai kemudahan yang ditawarkan. Salah satunya, peserta tidak perlu lagi cetak kartu dan bisa memanfaatkan Kartu JKN Digital pada Aplikasi Mobile JKN," tambah Andi.
Salah satu pengunjung layanan MCS, Arny Kusuma merasa dimudahkan dengan hadirnya MCS ini. Dia tak perlu lagi ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk mengakses pelayanan kepesertaan JKN miliknya.
Baca Juga: Cara Pindah BPJS Kesehatan Mandiri ke PBI, Gratis Bebas Bayar Premi Lagi
Saat pelayanan MCS, Arny memperoleh informasi tambahan tentang pelayanan JKN yang dapat diakses cukup melalui gawai saja, yakni Aplikasi Mobile JKN.
"Saya beberapa kali sering melihat mobil layanan BPJS Kesehatan di beberapa lokasi. Berhubung saat ini berlokasi dekat dengan rumah, saya coba untuk mengecek keaktifan Kartu JKN saya. Alhamdulillah, petugas menjelaskan dengan runtut dan ramah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
AKBP Febriyani Aer Pimpin Polres Tegal, Perkuat Komitmen Pelayanan Masyarakat
-
Jelang Vonis Bupati Pati Nonaktif Sudewa, 1.610 Personel Gabungan Disiagakan
-
Kebutuhan Rumah Jateng Capai 990 Ribu Unit, BTN Housingpreneur Batch 3 Buka Peluang Inovasi
-
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Jateng, Suhu Semarang Bisa Capai 37 Derajat
-
244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan