SuaraJawaTengah.id - Inovasi dan jeli melihat peluang pasar menjadi salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis. Tak terkecuali pada bisnis penjualan bahan bakar motor (BBM), seperti Pertashop.
Itu pula yang dilakukan oleh Jhonson (49), salah satu Pemilik Pertashop yang ada di Jalan Jambon Raya Nomor 16, Kricak, Tegalrejo, Kota Jogjakarta.
Untuk memberikan variasi produk, ia tak hanya mengandalkan penjualan BBM saja, tetapi juga masih terus berusaha mencari celah untuk mendapatkan penghasilan lain di dalam satu area Pertashop
"Selain BBM, kami juga ada pengisian Nitrogen serta tambal ban untuk melengkapi bisnis Pertashop ini, dan sebentar lagi sedang kami siapkan tempat untuk bisnis laundry coin dan mini market untuk menambah pelayanan," ujar Jhonson, yang telah membuka bisnis Pertashop sejak tahun 2021.
Jhonson mengakui, pada awal membuka bisnis Pertashop ia merogoh kocek sebagai modal hingga Rp1 miliar. Bahkan, ia pun telah merasakan keuntungan yang cukup tinggi, dengan penjualan Pertamax yang mampu menembus 2.500 hingga 3.000 liter per hari, dengan keuntungan Rp850 per liter.
"Sejak ada kenaikan harga BBM memang ada penurunan penjualan jadi 1.500 hingga 2.000 liter per hari. Tapi ini wajar karena memang harga minyak dunia yang makin mahal. Dan kuncinya untuk bisa bertahan ya melalui inovasi," ujar Jhonson.
Menurut Jhonson, bisnis Pertashop tak harus melulu soal BBM. Setidaknya, masyarakat datang ke Pertashop tak hanya untuk membeli BBM, tapi bisa memiliki pilihan lain, seperti isi Nitrogen, tambal ban, maupun cuci baju dan belanja di minimarket.
"Jadi, Pertashop bisa menjadi alternatif 'one stop service' bagi masyarakat. Mereka datang bukan hanya dengan tujuan beli BBM, tapi ada tujuan lain. Sehingga itulah yang bisa menjadi masukan penghasilan dari sumber lainnya," ungkapnya.
Jhonson menambahkan, kunci sukses bisnis Pertashop juga tak terlepas dari kepercayaan masyarakat. Untuk itu, ia terus berusaha menjaga kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang ramah, serta memastikan ketepatan modular melalui tera ulang secara berkala.
"Kepercayaan dan kenyamanan pelanggan merupakan hal yang penting dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya. Untuk itu pula operator terus dilatih dengan standar pelayanan Pertamina, karena pelanggan kan berwarna – warni. Jadi bagaimana kita menjaga pelanggan tetap percaya itu yang penting," tegasnya.
Baca Juga: Contoh Badan Usaha Milik Negara di Lingkungan Kita yang Sering Tak Disadari
Hal senada dikatakan Aditya Ari Sudiwa (43), pemilik Pertashop di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Ia yang mulai membuka bisnis Pertashop di tahun 2021 ini pun mengakui sempat terimbas kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.
"Dulu awal buka Pertashop bisa jual sampai 2.000 liter per hari. Tapi sejak harga BBM naik sekarang penjualan antara 600 -1.000 liter per hari saja," ujarnya.
Meski begitu, kondisi tersebut tak lantas membuatnya putus asa, karena penjualan tersebut masih sesuai dengan rencana bisnis awal, yakni 400 liter per hari. Untuk mendirikan Pertashop di lahan seluas 400 meter persegi, ia mengeluarkan modal hingga kurang lebih Rp1 miliar.
"Tadinya pengembalian modal diperkirakan bisa lebih cepat. Tapi sekarang masih sesuai dengan rencana awal sih, kalau penjualan 400 liter, kembalinya modal ya 4-5 tahun," tuturnya.
Aditya menambahkan, sebagai langkah inovatif untuk melengkapi layanan Pertashop, ia pun kini telah bergabung sebagai agen BRILink. Dengan menjadi agen BRILink, pelanggan yang datang juga bisa memanfaatkan layanan tarik tunai, membayar listrik atau pembayaran tagihan, serta layanan perbankan lainnya.
"Sebenarnya ada banyak layanan yang ditawarkan sebagai inovasi untuk menambah layanan di Pertashop, baik itu dari Pertamina, dari pihak luar seperti PT Pos, juga ada dari Bulog. Ini sementara masih pakai BRILink," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Dividen Tertinggi Sepanjang Sejarah BRI Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
TPA Jatiwaringin Terbakar, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya bagi Pengelolaan Sampah di Jawa Tengah
-
Ekonomi Jateng Tumbuh 5,89 Persen, Ahmad Luthfi Beberkan Kunci Jaga APBD Tetap Kuat
-
Kasus 9 ASN Brebes Jadi Alarm Integritas, Pengawasan Presensi Tak Hanya Andalkan Aplikasi
-
Meski Sempat Ricuh, Pendukung Sudewo Tetap Diizinkan Demo Saat Sidang Tipikor di Semarang