SuaraJawaTengah.id - Bisnis property keluarga Presiden ketiga BJ Habibie kian terlihat ke publik. Hal itu akan menjadi surganya barang-barang branded.
Ambisi untuk membangun gedung-gedung tinggi di Pulau Sumatera pun benar-benar terjadi.
PT Pollux Barelang Megasuperblok selaku pengelola Apartemen Pollux Habibie, akhirnya melakukan soft opening Pollux Habibie Mall yang mengusung konsep belanja mewah, pada Sabtu (18/2/2023) lalu.
Mall yang menghadirkan tenant-tenant berkelas menengah atas hingga premium ini bakal menjadikan kawasan Megasuperblok Meisterstadt Pollux Habibie layaknya kota dalam kota.
"Kami persembahkan yang terbaik bagi penghuni dan investor apartemen. Pollux Habibie Mall dengan sentuhan arsitektur nilai tinggi, jadi iconic surgawi belanja wisatawan," kata Handoyo, dikutip dari ANTARA Direktur Mall Pollux Habibie, Sabtu (18/2/2023).
Dijelaskan, hadirnya kawasan Megasuperblok Meisterstadt Pollux Habibie Batam ini, akan meningkatkan nilai investasi dan peningkatan devisa besar bagi Kota Batam.
"Benefit hadirnya Pollux Habibie Mall ini berdampak pada nilai investasi penjualan jual unit apartemen yang bakal melonjak tajam. Ini sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Batam, serta bisa mendatangkan devisa lewat wisatawan dalam dan luar negeri berbelanja," ujar Handoyo.
Handoyo mengakui, meski sudah dilakukan soft opening, namun belum semua tenant beroperasi. Seperti halnya Cinema XXI di lantai tiga dengan tujuh studio, masih proses finishing.
"Penghuni di tower tiga Casaren Tower (A3), bisa akses langsung ke Cinema XXI," ucap Handoyo.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam Jelang Orde Baru Runtuh, Soeharto dan BJ Habibie Malah Panas Akibat Ini
Pusat permainan dengan tenant Happy Time di Pollux Habibie Mall, memberikan sensasi games yang menyenangkan sekaligus edukatif yang pemainnya bisa merasakan seolah-olah di dunia nyata. Sedangkan di koridor lantai satu Pollux Habibie Mall, terdapat pusat kuliner dan bisa kongkow dengan view terbuka.
Di lantai Ground Pollux Habibie Mall, juga terdapat tenant J.Co ada sebagai tempat kongkow dengan keunggulannya donat yang renyah dengan cita rasa yang khas. Persis di lantai atas J.Co terdapat tenant Starbucks, tempat kongkow ngopi dengan cita rasa internasional.
Menurut Handoyo, soft opening Pollux Habibie Mall termasuk melambat lantaran terjadinya pandemi covid-19. Termasuk belum semua tenant beroperasi, karena sebagian masih set up ruangan.
"Sebenarnya sudah lama manajemen mau soft opening. Berhubung Covid-19 tiga tahun lebih, semua melambat. Meski melambat, tapi progres tetap kita lanjutkan," ungkap Handoyo.
Dekat dengan Singapura
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Gustian Riau mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mendukung kehadiran Pollux Habibie Mall, sebagai mal ke-23 yang beroperasi di Batam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran
-
10 Mobil LCGC Terbaik dengan Harga 100 Jutaan yang Wajib Anda Miliki!
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang