SuaraJawaTengah.id - Dua orang tewas setelah KA Argo Bromo Anggrek menabrak sebuah mobil di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, antara Stasiun Alastua dan Stasiun Semarang Tawang, Kamis (23/2/2023).
Korban tewas merupakan dua orang penumpang mobil Daihatsu Xenia yang mengalami kerusakan parah di bagian kiri.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar mengatakan kecelakaan bermula ketika Daihatsu Xenia bernomor polisi H 8829 DK melintas dari arah utara ke selatan.
Diduga saat melintas perlintasan tanpa palang pintu, pengemudi Xenia diduga kurang waspada.
Di saat bersamaan, melaju KA Argo Bromo Anggrek dari arah timur ke barat sehingga kecelakaan tidak terhindarkan.
"Dua penumpang mobil meninggal dunia di lokasi kejadian," katanya.
Adapun identitas korban tewas dalam kejadian itu masing-masing Alif Muchtarudin (56) warga Kota Salatiga, sementara satu korban lainnya belum diketahui identitasnya.
Sementara Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko mengatakan kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek.
"Lokomotif mengalami pecah tangki bahan bakar," katanya.
Akibat kecelakaan itu, lanjut dia, mengakibatkan keterlambatan perjalanan Argo Bromo Anggrek sekitar 75 menit.
Ia menambahkan diperlukan lokomotif pengganti untuk menarik rangkaian KA yang terlibat kecelakaan. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50