SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah fokus melakukan persiapan arus mudik Lebaran Idul Fitri 144 Hijriah atau tahun 2023.
Fokus yang dia maksud, mulai dari kesiapan jalur mudik, ketersediaan kebutuhan pangan, dan memastikan harga bahan pokok terjangkau dan tak ada gejolak harga.
“Bagaimana kesiapan jalur mudik, bahan pokok harus tersedia harga-harganya juga pastikan terjangkau masyarakat. Jalur mudik bagaimana caranya jalannya bagus, jangan sampai ada lubang yang itu membahayakan pemudik atau pengguna jalan. Titik-titik rawan macet juga harus dicarikan solusi, entah itu rekayasa lalu lintas atau penempatan petugas untuk mengatur lalu lintas,” ujar politisi Gerindra ini, Kamis (6/4/2023).
Selain kesiapan menyambut arus mudik, yang harus dipastikan adalah terkait dengan suplai kebutuhan pokok masyarakat. Apakah kebutuhan dan stok yang ada masih bisa terpenuhi atau tidak.
"Jangan sampai ada gejolak harga yang membuat warga resah. Saya kira operasi pasar bisa digencarkan, termasuk di daerah-daerah," tegasnya.
Dia juga mengimbau masyarakat tidak panic buying dan berbelanja bahan pokok sesuai kebutuhannya. Apalagi data dari Pemerintah Provinsi Jateng, untuk ketersediaan pangan secara nasional mencukupi hingga April 2023 mendatang.
Sedangkan untuk harga pangan masih dalam batas wajar. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng, cabai, dan beras, kenaikannya juga tak terlalu tinggi.
"Meski ada kenaikan dalam kategori wajar. Kami juga ikut memantau ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota," katanya.
Geliat Ekonomi
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Anjlok Usai Tolak Timnas Israel, Pendukung Berpaling ke Prabowo
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau para pemudik memanfaatkan transportasi publik, untuk pulang kampung saat Lebaran 1444 H mendatang. Pemudik bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah, baik kapal atau kereta api (KA).
Dia mengimbau masyarakat, khususnya yang berencana mudik dengan kendaraan roda dua, agar memanfaatkan transportasi publik. Apalagi, pemerintah telah menyiapkan dan menambah kapasitas untuk memuat lebih banyak kendaraan pemudik.
Ganjar meminta agar masyarakat mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Menurutnya, mudik dengan kendaraan roda dua sangat tidak aman, apalagi untuk jarak jauh.
“Hindari menggunakan sepeda motor untuk jarak yang sangat jauh. Itu akan membahayakan diri sendiri. Ada kelelahan, muatannya juga kadang berlebihan, semuanya dibawa, sehingga itu akan membahayakan. Pakailah kendaraan yang lebih aman,” tandasnya.
Dirinya juga optimistis suasana Idul Fitri 1444 H akan menjadi Lebaran paling ramai, setelah dua tahun sebelumnya terasa sepi akibat pandemi Covid-19. Dari hasil pantauan di lapangan, Ganjar melihat geliat ekonomi masyarakat, meski perayaan Idul Fitri 1444 H masih dua minggu ke depan.
“Sudah terasa geliat masyarakat mulai mendapatkan atau mencari kebutuhan-kebutuhannya. Sudah ada kok yang membeli barang-barang untuk nanti Lebaran. Jadi artinya denyut nadi ekonominya mulai bergetar dan suasana Lebarannya mulai nampak. Ini bagus untuk pertumbuhan ekonomi kita,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Profil Fadia A Rafiq: Putri Raja Dangdut yang Karier Politiknya Terhenti Akibat OTT KPK
-
Stop Antre! BI Siapkan Rp26,3 T Uang Baru di Jateng, Wajib Pesan Online Dulu
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN