- Polres Tegal Kota menggelar razia dugaan sabung ayam di Kelurahan Panggung pada Minggu (1/3/2026), memicu kepanikan.
- Empat orang melarikan diri dengan terjun ke Sungai Ketiwon; Muhammad Akbar tidak muncul kembali ke permukaan.
- Jasad Muhammad Akbar ditemukan oleh nelayan di perairan Pantai Larangan pada Senin (2/3/2026) setelah upaya pencarian.
SuaraJawaTengah.id - Peristiwa tragis terjadi saat operasi penertiban dugaan sabung ayam di wilayah Kota Tegal. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah diduga melarikan diri dengan terjun ke sungai ketika aparat melakukan razia. Berikut rangkuman kronologi lengkap dan fakta penting dari kejadian tersebut.
1. Razia Digelar di Kelurahan Panggung
Peristiwa bermula pada Minggu (1/3/2026) ketika aparat Polres Tegal Kota melakukan operasi penertiban di Jalan Timor Timur RT 06 RW 10, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.
Lokasi tersebut diduga menjadi tempat aktivitas sabung ayam yang meresahkan warga. Operasi dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang meminta penertiban praktik perjudian di wilayah tersebut.
Saat petugas tiba, situasi yang semula biasa mendadak berubah tegang. Beberapa orang yang berada di lokasi terlihat panik melihat kedatangan aparat.
2. Empat Orang Nekat Melompat ke Sungai
Dalam suasana kacau, sejumlah orang berusaha melarikan diri. Sungai Ketiwon yang berada tidak jauh dari lokasi razia menjadi jalur pelarian instan.
Sedikitnya empat orang, termasuk Muhammad Akbar, dilaporkan nekat menceburkan diri ke sungai. Keputusan tersebut diduga dilakukan secara spontan karena panik.
Namun langkah ini justru berisiko tinggi mengingat kondisi sungai saat itu tidak bersahabat.
Baca Juga: Waktu Buka Puasa Tiba! Cek Jadwal Azan Magrib Semarang Hari Ini 21 Februari 2026
3. Muhammad Akbar Dilaporkan Tidak Muncul
Dari empat orang yang terjun, Muhammad Akbar (32), warga Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, diketahui tidak kembali muncul ke permukaan.
Laporan orang hilang segera diterima aparat. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Ketiwon.
Sementara itu, tiga orang lain yang ikut terjun dilaporkan selamat.
4. Tim SAR Sisir Sungai Hingga Muara
Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan menyusuri aliran sungai dari titik korban diduga terjun hingga ke wilayah muara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan