SuaraJawaTengah.id - Pada 30 Desember 2022, Presiden Joko Widodo telah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dengan pencabutan kebijakan PPKM tersebut diharapkan dapat menaikan tingkat pergerakan masyarakat terhadap ruang-ruang publik yang ada, termasuk pusat perbelanjaan baik ritel mau pun mall. Kondisi tersebut tentunya akan berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mall sehingga dapat menggerakan roda perekonomian Indonesia.
Menangkap peluang tersebut, Sinar Mas Land melalui PT Duta Pertiwi Tbk melakukan groundbreaking untuk perluasan DP Mall Semarang.
Dibangun di atas lahan seluas 3 hektare, DP Mall Semarang akan menjadi lifestyle mall terdepan yang didesain dengan konsep ruang terbuka hijau atau eco-building pertama di Kota Semarang.
Konsep eco-building ini mengacu pada pengembangan berkelanjutan yang mengutamakan kelestarian ekosistem antara manusia dan lingkungan sekitarnya. Perluasan DP Mall Semarang tersebut ditargetkan akan rampung pada tahun 2025 mendatang.
Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu menyampaikan, saat ini, Kota Semarang memiliki beragam pusat perbelanjaan atau mall yang berkembang sehingga berkontribusi terhadap perekonomian Kota Semarang.
"Dengan rencana perluasan pembangunan mall yang akan memiliki 10 lantai parkir dengan kapasitas 1.200 mobil, saya yakin permasalahan terhadap parkir di kawasan tengah kota khususnya dapat menopang kebutuhan parkir di area Balai Kota. Sehingga dengan banyaknya kapasitas parkir tersebut, saya juga berharap mall ini dapat menjadi salah pusat perbelanjaan yang komplet dan digemari warga Semarang karena tenant-nya sangat beragam mulai dari brand internasional hingga UMKM lokal,” kata Wali Kota yang akrab dipanggil Mbak di Semarang pada Minggu (7/5/2023).
Sementara itu CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land, Fariyanto Nickholas Sonda mengatakan pada tahun 2019, DP Mall telah melakukan peremajaan pada bagian interior dan juga tenant yang lebih beragam.
"Tahun ini, kami kembali melakukan proses ekspansi DP Mall yang akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas terbaru mulai dari penambahan 10 lantai area gedung parkir, atrium amphitheatre, dan international fashion brands yang sangat dinantikan kehadirannya oleh warga Semarang dan sekitarnya," ujarnya.
Selain itu, menurutnya DP Mall Semarang juga akan menghadirkan konsep baru yakni green concept mall melalui penambahan attractive rooftop garden pada area mall yang dilengkapi berbagai jenis tanaman dan pohon untuk menjaga keseimbangan alam.
Baca Juga: Ini Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Kota Semarang yang Cocok Dikunjungi Saat Lebaran
"Total investasi untuk perluasan dan pengembangan DP Mall Semarang ini sebesar Rp500 miliar," ucapnya.
Ekspansi DP Mall merupakan bagian dari strategi Sinar Mas Land untuk menghadirkan mall yang modern dan juga sustainable guna memberikan kenyamanan sekaligus keamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
Sederet fasilitas yang sudah tersedia di pusat perbelanjaan ini seperti ATM, toilet, parkir, nursery room, dan toilet anak-anak. Dalam era digital saat ini, akses Wi-Fi menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat urban untuk mengakses informasi dan media sosial dimanapun mereka berada.
Saat ini, terdapat existing tenant nasional dan internasional bergengsi yang bergabung di DP Mall Semarang seperti XXI The Premiere, Sephora, Uniqlo, H&M, Sports Station Megastore, Steve Madden, Sushi Tei, Kimukatsu, Pepper Lunch, Yakiniku Like, KKV, Tous Les Jours, dan lain-lain. Ke depannya, akan ada banyak tenant baru yang melengkapi pusat perbelanjaan ini. Saat ini, existing DP Mall Semarang terdiri dari 3 lantai dengan leasable area atau area sewa seluas 28.000 meter persegi. Kemudian setelah proses ekspansi dan diperluas, DP Mall Semarang akan terdiri dari 5 lantai dan leasable area menjadi 42.000 meter persegi.
Konsep eco-building yang diterapkan DP Mall Semarang juga selaras dengan visi sustainable perusahaan, serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 yang dicanangkan pemerintah Indonesia.
Upaya tersebut diimplementasikan melalui pembangunan gedung yang didominasi oleh ruang terbuka hijau untuk menurunkan suhu lingkungan, penggunaan panel surya sebagai pembangkit listrik, penerapan konsep water conservation melalui zero waste system dengan mengelola kembali limbah air kotor yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman dan pendingin chiller hingga pemakaian bahan baku bangunan yang ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
Sudah Diverifikasi, KPU Kota Semarang Pastikan Tak Ada Pemilih Ganda di DPSHP, Ini Cara Cek Online Nama di DPS
-
Demi Wujudkan Kota Semarang sebagai Kota Wisata Religi, Mbak Ita Ingin Kisah Ulama Besar Semarang Jadi Story Telling
-
Dinkes Kota Semarang Lakukan Pemeriksaan HIV kepada Karyawan Tempat Hiburan, Begini Hasilnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal