SuaraJawaTengah.id - Pemkot Pekalongan memastikan ketersediaan air bersih masih aman dan cukup untuk korban banjir rob, dengan menyediakan tandon air yang disuplai perusahaan daerah air minum setempat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo, mengatakan saat ini sejumlah wilayah masih tergenang rob akibat limpasan pasang air laut yang mengakibatkan tanggul rusak.
"Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi kami telah menyiagakan petugas dan menyuplai air bersih pada korban rob. Rob memang sudah menggenangi wilayah pemukiman warga, namun waktunya sementara di jam tertentu," kata Apriliyanto dilansir dari ANTARA, Kamis (15/6/2023).
Sejumlah wilayah yang masih tergenang rob antara lain Kelurahan Padukuhan Kraton, Pabean, Bandengan, dan sebagian wilayah Kandang panjang.
Saat ini pihaknya masih terus melakukan langkah antisipasi seperti patroli, monitor wilayah, dan kesiapsiagaan tim penanggulangan bencana di setiap kelurahan.
Adapun tanggul yang rusak akibat limpasan gelombang air laut, kata dia, sudah ditutup agar tidak mengganggu masyarakat yang akan bekerja.
Apriliyanto Dwi Purnomo mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini banjir atau rob di pesisir utara Jawa Tengah akibat peningkatan ketinggian pasang air laut pada 13 Juni 2023.
"Berdasarkan pantauan, ada beberapa titik yang masih tergenang air lima hingga 25 sentimeter. Kami menilai kondisi wilayah masih terpantau aman," ujar dia.
Ia mengimbau masyarakat yang terdampak banjir pesisir atau rob agar terus menjaga kesehatan dan mengikuti perkembangan kondisi cuaca terbaru dari sumber resmi seperti BMKG maupun BPBD.
"Hal yang terpenting kami mengimbau masyarakat menjaga kesehatan meski pemkot juga telah menyiapkan layanan kesehatan," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama