SuaraJawaTengah.id - Tour de Borobudur selalu menjadi perhatian, khususnya para pecinta olahraga sepeda. Hal itu karena selalu menyuguhkan rute dan pemandangan yang berbeda.
Kali ini rangkaian Tour de Borobudur XXIII diawali dengan event Pedal Pedia 2023 Telomoyo yang digelar Sabtu (15/7/2023).
Ketua Pelaksana Tour de Borobudur Hendra Dharmanto mengatakan Pedal Pedia 2023 Telomoyo ini merupakan rangkaian trilogy Tour de Borobudur yang akan digelar pada Agustus mendatang.
“Berikutnya gelaran puncak Tour de Borobudur pada 5-6 Agustus mendatang dan diakhiri dengan Sukun Tour de Muria ‘Blora Expedition’ pada September,” ujarnya saat dihubungi Minggu (16/7/2023).
Pedal Pedia 2023 Telomoyo sendiri menempuh rute sejauh 54 km dengan start petama dari GOR Jatidiri Semarang menuju Bukit Cinta Rawa Pening Ambarawa. Rute kemudian dilanjutkan menuju puncak dan finish di Puncak Telomoyo dengan ketinggian 1894 Mdpl via Pagergedog.
Ratusan peserta dari berbagai daerah tampak menikmati jalur yang memang dikenal indah. Diawali dari Kota Semarang, kemudian menikmati indahnya rawa Pening dan terakhir menuju puncak Telomoyo yang dikenal jalur yang cukup sulit.
Sementara itu, puncak Tour de Borobudur sendiri akan berlangsung pada 5-6 Agustus mendatang. Mengusung tema Unity in Diversity dihari pertama akan melalui rute yang cukup menantang yakni start Surakarta – Plupuh – Sragen – Waduk Botok – Kebun teh kemuning – Lalu melalui tanjakan ekstrim Candi Cetho, setelah menanjak peserta akan melewati rute Karangpandan – Karanganyar dan Finish di Taman Pracima Tuin Pura Mangkunegaran – Surakarta. Para peserta dihari pertama akan melalui rute sejauh 113,7 KM.
Pada hari ke-2 yang merupakan rute fun menjadi rute favorit para pecinta sepeda balap, rute ini menjadi sangat menarik karena akan melewati beberapa destinasi wisata di sejauh 103 KM, mengambil start dari Kota Surakarta lalu melintasi Klaten, Sleman dan berakhir di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Tour de Borobudur selalu menjadi kesempatan besar bagi Jawa Tengah untuk memperkenalkan potensi pariwisata ke dunia dengan konsep sport tourism.
Baca Juga: Dibuat Anak Berkebutuhan Khusus, Ganjar Pamerkan Jersey Rider Tour de Borobudur 2022
"Maka yang unik dari Tour de Borobudur ini selalu rutenya baru. Disurvei, dicarikan tempat dan di tengah kegiatan itu tadi ada yang ke Blora, Telomoyo banyak sekali kegiatan. Sehingga teman-teman yang suka olahraga diberikan spot indah untuk mereka bisa menikmati pariwisata yang ada di tempat kita," ujar Ganjar dalam jumpa pers Tour de Borobudur XXIII di Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang, Jumat 14 Juli 2023.
Gelaran kali ini merupakan tahun ke 23 sejak diselenggarakan pertama kali pada 2010 lalu. Ganjar sendiri tak pernah absen pada acara ini sejak tahun 2016 dan berharap gelaran ini akan tetap ada dan mendunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah