SuaraJawaTengah.id - Semen Gresik melalui Rumah BUMN (RB) Rembang bersama PT Semen Indonesia (Perseroan) Tbk (SIG) & Kementerian BUMN menggelar Pelatihan “Strategi Sukses Jualan di Sosmed: Konten Menarik Auto Dilirik” di Rumah BUMN Rembang, (28/7/2023). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Program Pendidikan Kewirausahaan Kementerian BUMN RI.
Kegiatan turut dihadiri oleh Koordinator Bidang TJSL Kementerian BUMN, Hera Zera, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, CEO RB Rembang, Yeni Indah Lestari, serta Social Media Expert, Javid Faekar.
Koordinator Bidang TJSL Kementerian BUMN, Hera Zera, mengapresiasi atas dukungan penuh dari RB Rembang Semen Gresik dan SIG dalam menyelenggarakan kegiatan pelatihan kepada para UMKM untuk terus berkembang dalam usahanya.
“Kegiatan ini merupakan fungsi TJSL Kementerian BUMN dalam rangkaian program pendidikan kewirausahaan. Harapannya, memberikan kebermanfaatan bagi para UMKM untuk bisa naik kelas. Terlebih dukungan dari perusahaan sudah sangat luar biasa, termasuk bagaimana membawa produk UMKM untuk dapat go global melalui pameran berskala internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, menjelaskan bahwa secara konsisten RB Rembang telah melakukan kinerja maksimal dalam mendorong dan mendukung kemajuan UMKM binaan, salah satunya dengan menggelar berbagai pelatihan dan peningkatan kompetensi UMKM dengan menggandeng pemateri professional.
“Perusahaan terus berkomitmen melakukan pemberdayaan UMKM binaan secara berkesinambungan terutama dalam aspek dukungan pemasaran dan promosi. Sehingga, semoga melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi UMKM terutama bagaimana memenangkan persaingan di platform digital atau media sosial yang saat ini berkembang sangat pesat,” jelasnya.
Edi Saraya menambahkan, sejak hampir 3 tahun berdiri RB Rembang berhasil membukukan total penjualan Rp 2,8 Miliar dan berhasil mengantarkan lebih dari 272 UMKM untuk naik kelas. Dan bahkan, telah berhasil menorehkan pencapaian luar biasa dengan mengirimkan ribuan produk UMKM Rembang mampu go global, mengikuti pameran di Tong Tong Fair Den Haag, Belanda pada September 2022 lalu.
“Pelatihannya sangat seru, kita diajarin strategi membuat konten sosmed yang menarik. Terimakasih kepada Kementerian BUMN, SIG, dan Semen Gresik yang selalu mendukung UMKM di Rembang,” tutup Owner UMKM Batik Lasem Sekar Mulyo, Bella Ayu Paramitha.
Baca Juga: Semen Gresik Kirimkan 38 UMKM dan 243 Produk Binaan di Jateng Fair 2023
Berita Terkait
-
Perkokoh Sinergitas bersama Distributor, SIG dan Semen Gresik Gelar Half Year Regional Summit 2023 di Semarang
-
Menyambut Sasi Suro Tahun 2023, Semen Gresik Bersilaturahmi dengan Sedulur Sikep Samin
-
Raih Predikat Stand Terbaik di Jateng Fair 2023, Produk UMKM Binaan Semen Gresik Catatkan Total Omset Rp23,8 Juta
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City
-
Jalur Kereta Pantura Lumpuh, KAI Batalkan 23 Perjalanan KA di Semarang Akibat Banjir Pekalongan
-
Waspada! Semarang dan Sebagian Wilayah Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sedang Hari Ini
-
7 Mobil Bekas Cocok untuk Keluarga Harga Rp120 Jutaan, Nyaman dan Irit Bensin!
-
Viral Petani Kudus Kuras Air Sawah Saat Banjir, Ini Penjelasannya yang Sempat Disalahpahami