SuaraJawaTengah.id - Camat Gajahmungkur, Adhe Bakti atau sering disebut camat viral salah satu pejabat yang terkena rotasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota Semarang perhari Selasa (1/8/2023) kemarin.
Pemimpin muda yang sangat aktif di sosial media tersebut dipindah tugaskan menjadi ke Sekertaris Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
Melalui unggahan video di akun TikToknya @adhebakti, lelaki kelahiran 1987 tersebut menegaskan kalau dirinya siap melayani masyarakat dengan peran baru.
"Adhe Bakti bukan camat lagi, saya ditugaskan di Dinas Pemadam Kebakaran. Tapi nggak hanya mengurusi kebakaran, mengurusi ular, cincin yang nggak bisa keluar," kata Adhe Bakti.
Selama bertugas menjadi Camat Gajahmungkur. Lelaki yang akrab disapa Adhe itu mengaku bangga dirinya bisa menorehkan sederet prestasi.
"Evaluasi kinerja kecamatan tiga bulan sekali. Dari 16 kecamatan peringkat satu. Dari 51 dinas, ya peringkat lima," bebernya.
Adhe juga sukses menekan angka stunting dari 60 kasus. Kini tinggal separuhnya 30 kasus.
"Opo meneh? urban farming dapat CSR dari bank BRI ratusan juta," tuturnya.
Selaku aparatur sipil negara, Adhe dirinya sudah tau konsekuensi untuk ditugaskan dimana saja. Dan Adhe pun menyatakan siap mengemban tugas baru di Dinas Pemadam Kebakaran.
Baca Juga: Ini 3 Tempat Sarapan Enak di Kota Semarang, Ditemani dengan Pemandangan Alam
"Asalkan bukan karena nasi goreng. Sekarang semua orang semarang boleh lapor. Lapor apa aja tak tanggapi," tuturnya.
Unggahan video tersebut langsung diserbu komentar warganet. Banyak dari mereka menyayangkan keputusan Wali Kota Semarang merotasi Adhe Bakti.
"Lapor pak, pesen nasi goreng paling enak," sindir akun @letkol**.
"Kerja bagus kok dipindah, atasanya kocak," heran akun @masda**.
"Lihat besok Kecamatan Gajahmungkur setelah ini kayak apa. Kalau tidak semakin bagus ya patut dipertanyakan. Sukses pak dimanapun njenengan bertugas," harap akun @f_ardi**.
"Dimanapun jenengan ditempatkan, tunjukkan kualitas jenengan. Semangat," tandas akun @sriyani**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional