SuaraJawaTengah.id - Sebelum azan subuh berkumandang, Indah Setiyowati sudah sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan untuk suami dan empat anaknya.
Selepas itu, perempuan yang akrab disapa Indah tersebut lalu memanaskan mesin motor sebelum mengaspal menjadi driver ojek online di Kota Semarang.
Kegiatan seperti itu sudah dia lakoni dari tahun 2017. Indah terpaksa menjadi driver ojek online dan tulang punggung keluarga karena usaha suaminya bangkrut.
"Usaha jual-beli motor bekas suami saya bangkrut. Sedangkan keluarga butuh banyak pemasukkan untuk membiayai dua anak saya yang sedang kuliah," kenang Indah saat ditemui SuaraJawaTengah.id, Rabu (2/8/2023).
Demi mencukupi semua kebutuhan keluarganya tersebut. Indah rela berangkat pagi hingga pulang larut malam.
Indah seolah tidak peduli dengan kesehatan maupun resiko di jalanan. Yang dipikirkan dia harus membawa uang sebanyak mungkin.
"Saya sempat berhutang untuk membeli laptop anak saya yang kuliah. Begitulah dinamika hidup saya dulu," tuturnya.
Rentan tahun 2018-2019, Indah nggak memungkiri peminat orang-orang menggunakan jasanya ramai sekali. Dalam sehari ia bisa mengantongi penghasilan bersih sebanyak Rp300 ribu.
"Saya sangat bersyukur seperti diberikan jalan yang mudah oleh Tuhan. Suami saya sama sekali nggak kerja. Semua kebutuhan sehari-hari keluarga, saya pikul sendirian," tutur Indah.
Baca Juga: Satu Jam dari Kota Semarang, Tebing Cinta dan Pantai Jodo Jadi Tempat Santai Menikmati Sunset
Rentan Mengalami Pelecehan Seksual
Bertahun-tahun bekerja di jalanan, Indah sudah merasakan semua pengalaman manis maupun pahit sebagai driver ojek online. Bahkan perempuan 46 tahun cukup sering mengalami pelecehan seksual.
"Sering mas, mulai diajak check in, dan diraba-raba. Saya pernah menurunkan penumpang di Polsek Pedurungan. Penumpang itu kurang ajar dari memegang pinggang sampai meraba paha," kesalnya.
"Walau pun saya driver, saya bukan orang sembarangan. Kalau penumpang melecehkan dan mengancam ngasih bintang satu, saya nggak peduli," lanjutnya.
Nggak hanya Indah, teman-teman ojek online perempuan lainnya rata-rata pernah mengalami hal pahit tersebut.
Menurut Indah pelakunya nggak hanya laki-laki. Tak sedikit penumpang perempuan melakukan perbuatan yang tidak mengenakan kepadanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City