SuaraJawaTengah.id - Kompetisi video amatir bertema 'Wajah Jawa Tengah' yang digagas oleh Komunitas Seniman Konten Kreator Se-Jawa Tengah (Sekoteng) kini sedang bergulir.
Berbagai video dengan beraneka ragam cerita bertema kemajuan Jawa Tengah telah diterima oleh Komunitas Sekoteng.
"Lomba ini diharapkan menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi dan mengabadikan berbagai aspek kemajuan di Jawa Tengah melalui video amatir," ujar Tatak Prihantoro, produser Bakar Production sekaligus salah satu penggagas Komunitas Sekoteng di Solo, Rabu (23/8/2023).
Beragamnya video yang telah diterima Komunitas Sekoteng menggambarkan Jawa Tengah dari berbagai sisi yang menarik. Menurut Tatak, tidak ada batasan dalam mengungkapkan makna kemajuan, dan kompetisi ini ingin membuktikan hal tersebut.
"Macam-macam video yang kami terima, mulai dari kemajuan desa wisata, pembangunan jalan provinsi, sampai cerita-cerita inspiratif dari warga," ungkap Tatak.
Tidak hanya mengapresiasi hasil pembangunan yang menonjol, tetapi kompetisi ini diharapkan sebagai wadah untuk menggambarkan setiap upaya yang mengarah kepada peningkatan pembangunan, sekecil apapun.
Tiga tokoh penting di balik Komunitas Sekoteng, yaitu Bakar Production, Ucup Klaten, dan Dimas Zaenal, telah memainkan peran mendorong kompetisi ini. Melalui upaya kolaboratif, mereka telah membangun Komunitas Sekoteng sebagai wadah untuk para kreator konten yang memiliki semangat menyuarakan potensi Jawa Tengah.
"Kami ingin melihat Jawa Tengah dari berbagai perspektif. Semua orang memiliki cerita yang berharga untuk diceritakan, dan inilah saatnya bagi kita untuk memperlihatkan keunikan Jawa Tengah," kata Ucup Klaten.
Tidak hanya sebagai sebuah ekspresi kreatif, kompetisi ini juga menyediakan apresiasi menarik. Total hadiah senilai Rp. 100 juta yang disediakan untuk 10 pemenang.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Menginap di Desa Karangsari Cilacap, Warga Merasa Senang: Kaya Ketimpa Wahyu
Dalam era di mana teknologi dan kreativitas bertemu, setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam mengabadikan momen-momen berharga yang mewakili Wajah Jawa Tengah. “Komunitas Sekoteng ingin membuat kompetisi yang tidak hanya mencerminkan perubahan positif, tetapi juga memberikan suara pada mereka yang ingin berbagi cerita,” ujar Dimas Zaenal.
Dari sudut pandang desa hingga kota, dari potret individu hingga kolaborasi masyarakat, semua sisi Jawa Tengah berpotensi untuk jadi cerita dari sudut pandang kreatif masing-masing peserta.
Dimas menekankan bahwa kompetisi Video Amatir 'Wajah Jawa Tengah' adalah panggilan kepada semua masyarakat, dari berbagai latar belakang dan usia, untuk membantu merangkai kisah tentang kemajuan yang terjadi di wilayah ini.
"Video amatir Anda mungkin adalah penceritaan yang Jawa Tengah butuhkan. Jadilah bagian dari narasi ini, dan mari kita bersama-sama merayakan keunikan dan kemajuan Jawa Tengah dalam setiap sudut pandang yang unik," pungkas Tatak.
Informasi seputar kompetisi video amatir dapat disimak di akun media sosial @sekoteng_id yang terdapat di semua platform sosial media, mulai dari instagram, tiktok, youtube, sampai facebook. Komunitas Sekoteng masih menerima kiriman video dari masyarakat, sampai 31 Agustus 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Cuaca Ekstrem hingga Akhir April di Jateng: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Ancaman Longsor
-
Cuaca Semarang Kamis 23 April 2026: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Bakal Turun
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Antisipasi Gempa, BRI Blora Gelar Simulasi dan Latih Karyawan Tanggap Darurat
-
Zakat di Era Digital: Transparansi dan Kemudahan Jadi Kunci Gaet Donatur Muda