SuaraJawaTengah.id - Nama Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah (Jateng), Bambang Wuryanto atau biasa dipanggil Bambang Pacul belakangan ini dijagokan masuk bursa Pilgub Jateng 2024.
Selain ada nama Hendrar Prihadi, Gibran Rakabuming. Lelaki yang akrab disapa Bambang Pacul itu dinilai sejumlah pengamat layak menjadi suksesor Ganjar Pranowo.
Menanggapi hal tersebut, Bambang Pacul tidak mau berkhayal lebih jauh. Namun, jika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri memberi restu, dirinya mengaku siap.
"Kalau saya diizinkan. Karena (Calon Gubernur Jateng) nanti tergantung keputusan ketua umum," jawab Bambang Pacul ditemui di Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Kamis (24/8).
Sebagai kesatria jawa, Bambang Pacul sebenarnya lebih tertarik memperjuangkan suara PDIP di lapangan. Maka dari itu, dia tidak akan menuntut untuk dicalonkan.
"Saya ingin meninggal sebagai kesatria jawa. Saya telah mengambil jalan sebagai kesatria, kalau meninggal, saya tetap sebagai kesatria. Apakah kesatria ada yang jadi raja? Banyak. Tetapi saya ingin sebagai kesatria saja," paparnya.
Lelaki berusia 67 tahun tersebut mengatakan kalau fokusnya saat ini untuk memenangkan PDIP di pemilu 2024. Sedangkan urusan siapa yang dicalonkan tidaknya di Pilgub Jateng diserahkan kepada Ketua Umum PDIP.
"Pokoknya tergantung Bu Mega. Kalau beliau bilang siap tidak menangkan Jateng? Saya siap. Tempur di wilayah Jateng? Saya siap. Yang penting siap dan laksanakan dulu. Karena itu jalan kesatria saya," tegas Bambang Pacul.
Disinggung soal duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024. Bambang Pacul enggan berkomentar banyak. Sebab hal itu bukan ranahya.
Baca Juga: Wow! Pekan Ini 33 Ribu Kader PDIP Bakal Dikumpulkan di Stadion Jatidiri, Ada Apa?
"Isu itu masuk wilayah keputusan politik. Saya hanya pelaksana tugas, Ketua umum memberi perintah ini, kami tinggal melaksanakan," tandasnya.
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
-
Demi Ganjar Pranowo Jadi Presiden, Bambang Pacul Siapkan Pasukan Burung Hantu Hingga Gorong-gorong
-
Ogah Disamakan dengan Budiman, Effendi Simbolon: Saya Cuma Katakan Prabowo Berkompeten, Bukan Berarti Mendukung
-
Tak Goyah Meski Cak Imin Bertemu Ganjar dan Masuk Bursa Cawapres, PKB: Masih Fokus dengan Gerindra
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal
-
Hutan Rapat dan Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet