SuaraJawaTengah.id - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi hadiri rapat kerja (Raker) Semarang Extreme atau yang kerap disebut Snex di Hotel Siliwangi, Semarang pada Sabtu (26/8/2023) malam.
Pada kesempatan tersebut, hadir seluruh pengurus Snex dan sesepuh serta pendiri organisasi suporter yang berdiri pada tahun 2005 ini. Raker sendiri bertemakan "Satu Komando".
Saat menyampaikan pidato, Yoyok Sukawi menutipkan beberapa pesan kepada anggota Snex yang saat ini dipimpin Nur Yahya selaku ketua umum.
Dan Yoyok Sukawi juga kagum pada raker ini, Snex mampu membuat raker yang cukup baik dan rapi.
"Pertama kali datang ke sini, saya kaget. Rakernya tertib, rapi, dan mau duduk di depan. Sekarang lebih ganteng-ganteng," kata Yoyok Sukawi saat membuka sambutan.
"Snex dari hari ke hari mau berproses lebih baik. Saya senang. Namun tetap ada PR (red-pekerjaan rumah). PR buat Pak Kentur (sapaan akrab Nur Yahya), yang masih senang balang-balangan, masih suka minum, dan senang tukaran keluarin dari tribun Snex supaya Snex ke depan lebih baik, " lanjutnya.
Yoyok Sukawi juga menyebut bahwa saat ini sepak bola sudah masuk ranah industri dan makin berkembang, oleh sebab itu segala tingkah laku suporter juga harus berproses lebih baik dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat mencoreng nama baik klub dan organisasi suporter sendiri.
"Sepak bola sekarang sepak bola modern. Jadi ayo terus lebih baik. Tolong teman-teman, tolong rubah mindset, tolong rubah pikirannya. Jangan berpikiran negatif dan bertingkah laku baik supaya nama baik klub dan Snex selalu baik," cetus Yoyok Sukawi.
Sementara itu, Nur Yahya selaku ketua umum Snex saat menyampaikan pidato pembuka cukup tegas bahwa Snex harus satu komando untuk lebih baik.
Baca Juga: Oknum Suporter PSIS Semarang vs Persib Bandung Ricuh saat Laga di Stadion Jatidiri Semarang
"Yang penting Snex satu komando, Snex harus lebih tertib dan terus lebih baik lagi kedepannya. Tetap semangat," tegas Nur Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran