"Yang berani ngomong ke saya itu ibunya. Dia curhat secara pribadi. Kata saya lapor aja bu kasian, tapi anaknya nggak berani mbak takut diancam," tambahnya.
Korban diketahui sudah di makamkan tadi siang pukul 14.00 WIB. Menurut NDK, orang tua Arisa, histeris hingga dia melukai dirinya sendiri lantaran tidak bisa menjaga anak semata wayang.
"Ibu korban benar-benar histeris. Dia sampai melukai dirinya sendiri dengan membenturkan kepala ke tembok. Dan bilang aku pengen mati, aku pengen mati gitu," tukasnya.
Sementara itu, Polsek Tembalang, Kompol Wahdah Maulidiyawati, mengatakan Arisa ditemukan tidak bernyawa dan jasadnya penuh luka di tempat tidurnya pukul 04.00 WIB.
"Bagian punggung lebam semua, di kepala ada sedikit goresan. Korban masih mengenakan kaos panjang dan celana pendek," kata Kompol Wahdah.
Kabarnya pihak keluarga sudah mendengar keributan pelaku dan korban sejak pukul 03.00 WIB. Namun tidak ada yang berani melerai maupun menegur.
Saat ini kasus kematian Arisa tersebut sedang didalami oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang.
Kontributor: Ikhsan
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI, Altafasalya Ardnika Basya Sudah Gelap Mata
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang