SuaraJawaTengah.id - Kasus suami bunuh istri menggegerkan Kota Semarang. Akhir hidup Arisa Ariani wanita asal Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang sangat mengenaskan.
Wanita berusia 22 tahun tersebut dibunuh secara keji oleh suaminya sendiri.
Sebelum menghabisi nyawa Arisa, pelaku Yuda Bagus Zakharia sempat cekcot dengan tetangga. Pelaku memang dikenal memiliki sifat temperamental dan sering berbuat onar.
"Sekitar jam 10 malam pelaku di depan rumah ngamuk dan teriak-teriak. Lalu warga pada keluar. Yuda ada apa kok ngamuk-ngamuk," buka Ketua RT 15, RW 2 Sendangguwo, NDK, saat ditemui, Senin (28/8).
"Karena merasa terusik, pelaku lalu mengambil senjata tajam dan bilang kenapa kamu ikut-ikutan. Ini urusan saya," lanjutnya.
Sebelum pihak Polsek Tembalang datang, masalah pelaku dengan tetangganya bisa dilerai. Pelaku bisa diajak ngomong secara baik-baik.
Pelaku dengan tetangga yang cekcok itu di bawa oleh anggota polisi ke kantor Polsek Tembalang. Sebelumnya perempuan berusia 38 tahun itu sudah melapor keributan di wilayahnya ke pihak berwajib.
"Kita tidak tau penyebab pelalu marah-marah. Pelaku kemudian pulang setelah menulis surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi," jelas NDK.
Diduga amarah pelaku saat ribut-ribut dengan tetanga belum reda. Naas, Arisa yang merupakan istri pelaku sendiri jadi sasaran amukkan.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI, Altafasalya Ardnika Basya Sudah Gelap Mata
Dengan tega pelaku menghabisi nyawa sang istri yang telah melahirkan dua anak dengan tangannya sendiri.
"Paginya saya saya mendengar kabar duka korban udah nggak ada. Kemungkinan dia dianiaya sampai meninggal," papar NDK.
Korban KDRT
Selama menikah dan hidup dengan pelaku. Arisa ternyata sering jadi korban KDRT. Para tetangga sudah banyak yang tau, tapi enggan ikut campur lantaran takut diancam oleh pelaku.
Terbaru, Arisa dipukul dan dianiaya oleh suami saat malam tirakatan menjelang hari kemerdekan 17 Agustus 2023.
"Kalau bahasa jawanya, pelaku itu udah terkenal galine kene (preman disini)," ucap NDK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan
-
Musim Libur Sekolah, Pertamina Pastikan Stok BBM di SPBU Jateng dan DIY Aman
-
Jateng Bergerak Tekan 'Fatherless', Ayah Diminta Antar Anak dan Ambil Rapor
-
HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!
-
Densus 88 Ungkap Game Online Jadi Jalur Baru Perekrutan Radikalisme di Jateng