SuaraJawaTengah.id - Seiring perkembangan zamam, suporter sepak bola di Indonesia tak lagi didominasi laki-laki. Sudah banyak golongan kaum hawa yang ikut meramaikan stadion.
Satu dari sekian banyaknya suporter perempuan itu adalah Deva Marsiana. Perempuan berusia 27 tahun tersebut selalu memberikan dukungan untuk klub PSIS Semarang di dalam stadion.
Tak hanya sekedar duduk, Deva sapaan akrabnya tak sungkan ikut bernyanyi, berteriak bahkan menabuh drum agar skuat PSIS Semarang terdorong semangatnya untuk meraih kemenangan.
Kecintaan Deva pada klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar bermula ketika perempuan kelahiran Banyumas itu mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).
"Kalau senang nonton bola itu sejak Piala AFF 2010. Pemain-pemainnya ada Irfan Bachdim, Cristian Gonzales, Bambang Pamungkas. Saking fansnya saya masih ingat gaya selebrasi Irfan Bachdim," kata Deva saat ditemui di salah satu Kafe Kota Semarang, Kamis (31/8).
Selain itu, perempuan lulusan Pendidikan Seni ini juga mengaku mengidolakan klub Bayern Munich dan Timnas Jerman. Kamarnya saat itu dipenuhi poster-poster pemain seperti Miroslav Klose, Mesut Ozil, Sami Khedira, Thomas Muller dan lain-lainnya.
"Sepak bola Indonesia juga saya ngikutin. Saya mendukung PSIS Semarang. Awalnya dari televisi, lama-kelamaan berlanjut nonton dan beri dukungan langsung ke stadion," ungkap Deva.
Suka Duka
Bertahun-tahun menjadi suporter Panser Biru. Deva mengaku sudah kenyang makan asam garam dunia suporter. Dari diremehkan sampai dihujat netizen di sosial media sudah ia dirasakan semua.
Baca Juga: Perdana Dipanggil ke Timnas Indonesia, Wahyu Prasetyo Tak Sabar Unjuk Gigi Lawan Turkmenistan
Terbaru salah satu konten videonya yang berisikan ungkapan kekesalan terhadap hasil pertandingan PSIS Semarang melawan Persib Bandung ramai disorot Bobotoh.
Pasalnya gadis yang kerap dijuluki 'Bidadari Tribun Selatan' ini memang dikenal sebagai seorang selegram sekaligus aktor yang memiliki puluhan ribu pengikut di instagram.
"Rasa khawatir (kericuhan) tetap ada. Pengenya di stadion itu adem anyem kayak luar negeri. Kita datang untuk berikan dukungan saja," ucap Deva.
"Dan atmosfer suporter ketika laga-laga big match dan biasa-biasa itu beda," tambahnya.
Menurut Deva, selama ini stadion Jatidiri cukup ramah untuk kalangan kaum hawa. Kendati begitu, ia tetap meminta para suporter laki-laki untuk menjaga martabat seorang perempuan.
"Pernah ada satu kasus pelecehan seksual tapi itu udah lama banget. Kronologinya karena senggolan, terus sih cewek ini nggak terima," cetusnya.
Berita Terkait
-
Absen Lawan Indonesia di Piala AFF U-23, Gali Freitas Jadi Andalan Timor Leste untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Catatan Performa Wahyu 'Hulk' Prasetyo di BRI Liga 1, Pantas Shin Tae-yong Kasih Kesempatan Berseragam Timnas Indonesia
-
Sering Blusukan dan Temui Masyarakat Semarang, Yoyok Sukawi Mau Maju di Pilwakot?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City