SuaraJawaTengah.id - Kecelakan maut terjadi di Kota Semarang. Seorang pelajar menjadi korban dan meninggal dunia.
Sebelumnya sebuah mobil Toyota Innova mengalami kecelakaan di jalan sekitar Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/9/2023).
Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan korban meninggal merupakan seorang pelajar yang saat itu berjalan di trotoar Taman Indonesia Kaya.
Selain pejalan kaki, mobil juga menabrak seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas.
Yunaldi menuturkan kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Innova berwarna putih tersebut melaju dari arah utara atau arah Jalan Pandanaran.
Saat tiba di lokasi kejadian, mobil bernomor polisi H 1149 VZ itu tiba-tiba membanting setir ke kanan.
"Menabrak seorang pelajar dan sepeda motor," katanya dikutip dari ANTARA.
Mobil berhenti melaju setelah menabrak sebuah pohon di trotoar Taman Indonesia Kaya. Korban luka dalam kejadian itu sempat dibawa ke rumah sakit.
Polisi masih meminta keterangan pengemudi mobil untuk mendalami penyebab kecelakaan.
Baca Juga: Soal Joko Santoso Diduga Pukul Kader PDIP, Gerindra Serahkan ke Polisi: Itu Ranah Pidana
Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Imam Saputra, siswa SMKN 8 Semarang, yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian kecelakaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan