"Hukum tetap harus diproses tapi tolong minimal dikasih keringan. Kasian orang tuanya nggak ada yang biayai," tuturnya.
"Posisi pelaku waktu kejadian mungkin sedang bingung. Korban maupun pelaku sama-sama orang baik," tambahnya.
Berkaca dari kepribadian pelaku diatas, Psikolog, Probowatie Tjondronegoro, mengatakan setiap orang memiliki sisi sensitifitasnya sendiri-sendiri.
Jika pelaku di lingkungan masyarakat dikenal sebagai anak baik dan pendiam. Tapi bisa saja pelaku tidak punya ruang untuk berbicara.
Menurut Probowatie orang diam bukan berarti tidak punya masalah. Dia yakin pelaku sebenarnya memikul banyak beban dan masalah yang tidak diketahui.
"Kita tidak tau mungkin dia menyimpan kesakitan, kesedihan dan macam-macamnya. Terus dia nggak kuat dengan beban hidupnya. Dilalah yang jadi korbannya malah pak gurunya," tutur Probowatie.
Probowatie yakin perbuatan yang dilakukan pelaku tersebut hanya emosi sesaat. Sehingga pelaku juga perlu pendampingan untuk memulihkan psikologisnya.
"Usia remaja itu sebenarnya main, atau pacaran kan. Malah dia nggak sempat. Dia itu eksternalnya yang selalu dipikirkan. Sedangkan internalnya tidak. Sehingga ketika harga dirinya disinggung internalnya keluar," bebernya.
Dalam ilmu psikologi, kata Probowatie, manusia itu mempunyai dua sisi yakni keinginan untuk hidup dan keinginan untuk mati. Contoh keinginan hidup itu saat kita ingin makan. Sedangkan keinginan untuk mati contohnya berantem dan lain-lainnya.
Baca Juga: Guru di Demak Dibacok Siswa, Amarah Tak Terkendali Usai Dipersulit Mengikuti UTS
"Saat ini dia menyerang dengan membabi buta dan akal sehatnya tertutup. Karena ledak-ledakannya sudah tidak terkendali," tandasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026