SuaraJawaTengah.id - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi secara terang-terangan menargetkan timnya juara Liga 1 musim 2023/2024.
Anggota DPR RI sangat percaya diri jika PSIS Semarang mampu menjadi juara usai mengalahkan PSM Makassar 2-1 di pekan ke-14 kemarin.
Namun Yoyok Sukawi juga khawatir soal kebiasaan para pemain yang minta naik gaji yang tidak wajar.
Ungkapan Yoyok Sukawi itu diketahui dari unggahan video di akun TikTok pribadinya. Dalam video itu Yoyok Sukawi sedang disksui tentang sepak bola Indonesia bersama Rano Karno.
"PSIS Semarang menang melulu," kata Rano Karno membuka obrolan dikutip pada Kamis (5/10/2023).
"Baru menang dua kali kemarin, menang berturut-turut dua kali," jawab Yoyok Sukawi.
Setelah itu Yoyok Sukawi mulai menyinggung soal fenomena pemain minta naik gaji tidak wajar sehabis membawa klubnya juara.
"Rata-rata kontrak pemain satu tahun. Jadi begitu dia habis juara, pemain yang tadinya gaji Rp5 juta (minta) naik jadi Rp50 juta," ungkap Yoyok Sukawi.
"Biasanya begitu 10-20 kali lipat minta naiknya," tambahnya.
Baca Juga: Jelang Paruh Musim 2023/2024, Persebaya Surabaya akan Evaluasi Total Tim
Kalau klub tidak mau mengabulkan para pemain memilih hengkang dan mencari klub baru yang mau memberikan bayaran mahal.
"Nah ini yang buat klub jadi ketakutan kan, akhirnya dia oke-oke. Padahal dia nggak bisa bayar," tandasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gagal Merantau, Pemuda di Pati Diduga Tega Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Semarang Diguyur Hujan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspadai Cuaca Tak Menentu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng