SuaraJawaTengah.id - Relawan Bolone Mase, pendukung Gibran Rakabuming Raka memberikan pelatihan bagi para pelaku UMKM yang ada di kawasan Tegal Raya.
Pelatihan UMKM merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat dari relawan Bolone Mase sesuai dengan spirit keberpihakan sosok Gibran Rakabuming Raka pada prinsip ekonomi kerakyatan.
Koordinator Nasional Relawan Bolone Mase, Kuat Hermawan Santoso mengatakan pelatihan UMKM tersebut merupakan program berkelanjutan yang akan menggandeng sejumlah pihak termasuk swasta untuk menunjang kemajuan UMKM untuk berdaya saing di era digitalisasi.
"Agar UMKM berdaya secara persaingan pasar dan berkembang. Semangatnya adalah bagaimana seperti mas Gibran mengangkat derajat UMKM di Kota Surakarta agar lebih baik secara apapun, khususnya daya saing," kata Kuat, Selasa (10/10/2023).
Menurutnya para pelaku UMKM harus memiliki bekal wawasan sehingga mampu menjadi roda penggerak perekonomian bangsa.
"Salah satu hal paling penting kata kuncinya adalah kolaborasi dengan berbagai pihak agar bisa maju. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Harapannya pelatihan ini bisa menambah wawasan juga menambah keahlian juga jaringan," tandas dia.
Total 60 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang fokus di bidang digitalisasi tersebut. Materi yang diberikan seputar optimasi media sosial untuk memaksimalkan penjualan online produk UMKM. Kota Tegal menjadi yang pertama dalam roadshow pelatihan UMKM tersebut.
Pelaksana Program Pelatihan UMKM Relawan Bolone Mase, Achmad Ridho menuturkan kebanyakan kendala yang dialami para UMKM adalah beradaptasi dengan dunia digitalisasi.
Para UMKM kini dihadapkan pada tantangan untuk bersaing dalam ekosistem digital, sehingga perlu wawasan baru mengenai perkembangan teknologi yang menunjang keberlangsungan bisnis UMKM.
"Pelatihan ini termasuk ikut mendukung program Pemerintah dengan target 30 juta UMKM on boarding di ekosistem digital. Selama ini pelaku UMKM hanya fokus diproduksi dan kuantitas, tapi melupakan bagaimana cara pemasaran yang baik dengan memanfaatkan teknologi," ucap Ridho.
Ridho menyebut pihaknya menangkap kebutuhan dan kendala para pelaku UMKM yang kebanyakan ibu rumah tangga (IRT) membutuhkan wawasan yang bersifat teknis untuk lebih adaptif saat memasuki ekosistem digital.
"Pelatihan UMKM ini khususnya digitalisasi adalah sebuah pengalaman baru bagi mereka yang ingin adaptif dan bisa sukses seperti brand besar yang juga telah memanfaatkan teknologi. Jadi media sosial seperti Facebook atau platform lain tidak hanya untuk melihat atau sekadar share, tapi bagaimana bias dimanfaatkan sebagai media penjualan dan promosi," terangnya.
Kendala lain, lanjut Ridho, adalah manajemen keuangan. Agar bisnis UMKM dapat bertahan dan berkembang, diperlukan pengetahuan mengenai manajamen finansial agar mampu mengatur modal untuk produksi hingga diperoleh keuntungan.
Permasalahan lain adalah masih sulitnya akses permodalan bagi para UMKM. Untuk itu, kata Ridho, program pelatihan UMKM Relawan Bolone Mase nantinya juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta sehingga dapat menjembatani akses permodalan yang dibutuhkan.
"Dari Relawan Bolone Mase ini pastinya punya program teknis yang lebih memajukan UMKM dengan berkolaborasi bersama Pemerintah dan swasta. Ke depan ada program pendampingan mentoring agar bias expo baik nasional atau internasional," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim