SuaraJawaTengah.id - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menargetkan timnya meraih poin penuh dalam laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/24 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi pada Jumat (20/10/2023).
Namun Yoyok Sukawi tak ingin para pemainnya juga terbebani dengan pertandingan Jumat esok. Ia mengatakan bahwa kunci PSIS untuk meraih kemenangan adalah bermain sabar dan memanfaatkan apa pun peluang.
"Besok Jumat kami kembali away menghadapi Persikabo. Tentu kalau ingin tetap di papan atas, para pemain PSIS harus bisa menang. Namun untuk menang, pemain juga jangan terbebani, main enjoy aja, nikmati pertandingan dan manfaatkan peluang yang didapat," tuturnya dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (19/10/2023).
Yoyok Sukawi juga mengungkapkan bahwa pihak manajemen klub ingin PSIS dapat memanfaatkan laga tandang seperti halnya laga kandang.
Jeda FIFA Matchday dinilai Yoyok Sukawi sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki segala kekurangan.
"Kemarin di jeda FIFA Matchday kami sudah berbenah. Semoga bisa membuahkan hasil yang bagus lawan Persikabo 1973," lanjutnya.
Pada laga besok menghadapi Persikabo 1973, Yoyok Sukawi juga mengatakan bahwa ia tak bisa mendampingi tim karena tengah menjalani ibadah umroh dan akan mendoakan PSIS dari Tanah Suci, Arab Saudi.
"Dari Mekah akan didoakan untuk PSIS supaya bisa menang menghadapi Persikabo. Mohon doanya juga untuk seluruh suporter," pungkas Yoyok Sukawi.
Skuat PSIS sendiri sudah bertolak ke Cikarang pada Rabu (18/10) dan Kamis (19/10) akan menjalani official training di Stadion Wibawa Mukti.
Baca Juga: Borneo FC Dapat Tambahan Amunisi Jelang Lawatan Persib, Kei Hirose dan Diego Michiels Siap Tempur
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran