SuaraJawaTengah.id - Setelah Prabowo resmi mengumumkan Gibran Rakabuming sebagai cawapres di Pilpres 2024. Kini muncul usulan nama singkatan untuk kedua pasangan tersebut.
Salah satu orang yang mengusulkan hal tersebut yakni kader Partai Gerindra Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta ini mengusulkan nama pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming disingkat "Prabu".
Melalui akun instagramnya, Dedi Mulyadi menyampaikan kalau nama singkatan Prabu dinilai pas untuk kombinasi pasangan lintas generasi tersebut.
"Saya memberikan nama secara pribadi, pilihan nama saya adalah Prabu," kata Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi, diharapkan nama Prabu yang berarti 'raja' bisa menebarkan kebaikan bagi seluruh rakyat dan kedua pasangan itu bisa menyayangi rakyat.
'Semoga kedua nama ini akan jadi Prabu yang mengangkat derajat pendidikan menjamin terhadap kesehatan, menjamin kelayakan rumah, menjamin kelayakan upah dan masa depan mereka dengan kekuatan sang Prabu," jelasnya.
"Mari kita bangun Indonesia raya yang berjaya," pungkas Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming resmi diumumkan menjadi cawapres oleh Prabowo sendiri di kediaman di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (22/10/2023).
Diketahui Koalisi Indonesia Maju akan mendaftarkan pasangan Prabowo-Gibran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari terakhir pendaftaran bakal capres-bakal cawapres, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Hari Ini MK Putuskan Gugatan Pasal Pemilu Yang Bisa Gagalkan Prabowo Jadi Capres
"Kita telah berembuk secara final, secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres untuk 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju," terangnya saat konferensi pers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Berbagi Kebaikan di Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan
-
Vonis 6 Bulan Penjara, Botok dan Teguh Langsung Bebas! PN Pati Jatuhkan Hukuman Percobaan
-
Perusahaan di Jateng Telat Bayar THR Bakal Disangksi, Begini Cara Melaporkannya
-
Mudik Gratis TelkomGroup 2026 Dibuka, Ini 7 Fakta Penting Rute, Kuota, dan Cara Daftarnya
-
Sikap Tegas Undip di Kasus Pengeroyokan Mahasiswa: Hormati Proses Hukum, Sanksi Berat Menanti