SuaraJawaTengah.id - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menegaskan timnya tetap ingin melanjutkan tren positif di putaran kedua BRI Liga 1 2023/24.
Terdekat, Septian David dkk. akan menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Stadion Patriot, Bekasi pada Kamis (2/11) pukul 19.00 WIB.
Menghadapi The Guardians, Yoyok Sukawi ingin pemain PSIS fokus dan konsentrasi supaya dapat meraih kemenangan.
"Putaran kedua kami tetap gas pol, besok lawan Bhayangkara target tetap menang karena kami ingin menjaga posisi di papan atas untuk menjaga peluang maju ke final four," ucap Yoyok Sukawi pada Kamis (2/11/2023).
Ia juga meminta kepada para pemain untuk tidak meremehkan Bhayangkara Presisi Indonesia FC karena anak asuh Mario Gomez saat ini berada di juru kunci klasemen.
"Jangan terlena dengan peringkat Bhayangkara. Mereka tetap tim yang harus diwaspadai. Apalagi pelatih mereka baru. Fokus, konsentrasi dan main enjoy supaya pulang ke Semarang bawa tiga poin," tutup Yoyok Sukawi.
Sebelumnya Gilbert Agius selaku pelatih kepala PSIS mengatakan bahwa para pemainnya harus siap menatap putaran kedua walaupun tidak ada jeda yang cukup panjang.
"Persiapan kami mepet, kami hanya punya dua tiga hari untuk mempersiapkan diri setelah lawan Persija, tapi kami harus siap untuk pertandingan besok," ujarnya saat sesi jumpa pers jelang pertandingan, Rabu (1/11/2023).
Pelatih asal Malta ini juga mengatakan bahwa pemain PSIS harus fokus menatap pertandingan untuk kembali memperbaiki catatan di laga away.
Baca Juga: Perkokoh Lini Pertahanan, PSM Makassar Datangkan Ifan Nanda dari PSS Sleman
"Saya pikir PSIS di Jatidiri tim yang cukup bagus, hanya kalah satu permainan lawan Persib, itu pun dua kartu merah dan penalti, tapi kalau main away kita sedikit beda, jadi untuk laga besok harus konsentrasi penuh. Opini saya, PSIS dan Bhayangkara adalah tim yang sama di lapangan, tidak banyak perbedaan. Kami analisa Bhayangkara, mainnya hampir sama seperti kami, jadi di lapangan Bhayangkara bisa jadi tim yang berbahaya. Pertandingan terakhir mereka bermain bagus, walaupun hasil tidak bagus untuk mereka. Kami harus full fokus, jadi tidak hanya 99 persen, namun harus 100 persen lebih untuk bisa menang," jelas Gilbert.
Sementara dari sisi pemain, penjaga gawang Adi Satryo yang hadir dalam sesi jumpa pers mengatakan ia dan rekan-rekan satu tim sudah siap dan mengatur waktu istirahat dengan bagus walaupun jarak antar pertandingan cukup mepet.
"Dari pemain istirahat bagus, terlebih kami punya modal dari laga sebelumnya. Saya rasa semua pemain siap," ucap Adi Satryo.
Terkait pemain yang harus diwaspadai, Adi Satryo menyebut semua pemain Bhayangkara berbahaya, namun ia menyoroti salah satu otak permainan The Guardians yakni Matias Mier.
"Waspada semua pemain, namun di lini tengah dan saya harus siap dan lebih fokus karena mereka punya Matias Mier," pungkas Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor