"Kami yang bawa anak tentunya panik dan berusaha meyelamatkan anak saya dengan mencari tempat yang aman," bebernya.
Bakal Tindak Tegas
Sementara itu, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi akan membatasi pembelian tiket terhadap oknum-oknum berpotensi bikin kericuhan. Hal tersebut sebagai upaya ketegasan untuk memberi efek jera.
"Nantinya baik oknum suporter tim tamu atau pun suporter yang biasa anarkis akan susah untuk beli. Terus selebihnya kami masih fokus lawan Borneo," ujar Yoyok Sukawi.
Terkait kericuhan, dalam waktu dekat ini Anggota DPR RI itu akan segera melakukan evaluasi bersama Panpel dan merilis sistem ticketing yang terintegrasi baik online mau pun offline. Hal itu guna meminimalisir oknum-oknum masuk ke Stadion Jatidiri.
Di luar itu, Yoyok juga mengatakan timnya sedang fokus menatap laga berikutnya melawan Borneo FC. Mengingat tim lawannya pekan depan merupakan salah satu pesaing kuat dalam perburuan gelar juara.
"Nanti akan ada aplikasi khusus terkait PSIS yang di dalamnya ada fitur ticketing," tandasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
Pasca Kerusuhan di Stadion Jatidiri, Manajemen PSIS Semarang Lakukan Evaluasi: Suporter Anarkis Bakal Susah Beli Tiket
-
BCS Tak Mau Disebut Biang Kericuhan di Stadion Jatidiri, Suporter PSS Sleman Buka Suara: Snex yang Provokasi!
-
Sederet Fakta Kericuhan Suporter Laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman, Akankah PSSI Berani Berikan Sanksi Berat?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan