SuaraJawaTengah.id - Terus berupaya dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0 ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut serta dalam kegiatan Pemagangan Mahasiswa/i di Indonesia.
Saat ini, BRI bekerjasama dengan Kemendikbudristek membuka program magang Kampus Merdeka Cycle 6 pada tahun 2024. Adapun program ini dibuka untuk para mahasiswa aktif D3/D4/S1 minimal semester 5 di Perguruan Tinggi dengan kualitas pembelajaran yang tentunya sangat memadai.
Direktur Human Capital BRI, Agus Winardono mengungkapkan, perseroan secara terbuka menerima mahasiswa yang ingin menimba ilmu dan pengalaman melalui program Magang Kampus Merdeka.
“Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman dunia kerja dari salah satu BUMN terbesar, yaitu BRI. Program ini memberikan banyak manfaat, seperti mentor dari professional yang berdedikasi di bidangnya, pelatihan sesuai dengan bidang ilmu, sertifikat magang, project yang jelas dan terarah, penguatan relasi dan koneksi” tutur Agus.
Dalam program ini, BRI menyiapkan 3 project meliputi HC Specialist; Digital Banking Development, Ecosystem & Operation; dan Business Development yang dapat diikuti dengan berbagai jurusan.
Untuk detail posisi dan informasi projectnya dapat diakses melalui Instagram resmi Human Capital BRI @lifeatbri, akun LinkedIn resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk dan website https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/, dengan periode pendaftaran magang Kampus Merdeka Cycle 6 Tahun 2024 telah dibuka sejak 1 November 2023 hingga 15 Desember 2023. Program ini dilakukan secara gratis/tanpa dipungut biaya. Semua calon pendaftar akan diseleksi screening administrasi, Brilian Internship Test dengan menggunakan platform, dan interview akhir/study case.
Melalui program ini, diharapkan nantinya dapat mencetak para profesional muda yang berdedikasi tinggi, loyal, dan penuh tanggung jawab, sehingga BRI dapat berkontribusi lebih untuk Memberi Makna Indonesia melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Capital yang diimplementasikan melalui program “Magang Kampus Merdeka”. Dengan demikian, program ini akan lebih mengembangkan bakat-bakat para generasi muda lebih optimal dalam menghadapi dunia kerja.
Berita Terkait
-
Berkat Transformasi, BRI Catatkan Kinerja Cemerlang di Usianya yang Ke-128
-
Dirut BRI Sunarso Dinobatkan sebagai Maestro CEO of The Year dan BRI Jadi Most Profitable Bank with Best GCG
-
Di Hadapan Bankir, Presiden Jokowi Ajak Seluruh Bank Pacu Penyerapan Kredit UMKM
-
Presiden Joko Widodo Buka UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 dan Dorong Pemberdayaan UMKM
-
BRImo FSTVL dan BenihBaik Tanam 33 Ribu Mangrove untuk Pelestarian Lingkungan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Spesialis Promosi! Widodo C. Putro Resmi Arsiteki PSIS Semarang di Liga 2, Target Wajib Balik Liga 1
-
Waspada! BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Bisa Online Lewat Link, Jangan Terjebak Penipuan
-
Resmi Jadi Ketua Pengprov Muaythai Jawa Tengah, Yohan Mulia Legowo Kebut Berbagai Kejuaraan
-
Viral Curhatan Perempuan di Sleman Jadi Tersangka Usai Diputus Pacar Oknum Polisi, Kok Bisa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib UMKM: Susah Bersaing dengan Produk Impor