"Jadi pembangunan tidak lagi Jawa Sentris, tapi Indonesia sentris. Saya meyakini pembangunan IKN ini bukan hanya membangun istana yang megah. Tapi juga sebagai simbol transformasi pembangunan di Indonesia," ucapnya.
Gibran mengungkapkan keinginannya untuk menyeimbangkan pembangunan di wilayah-wilayah di luar Jawa. Menurutnya, sampai saat ini, pembangunan di daerah-daerah tersebut sudah mencapai angka di atas 53 persen.
"Kita kan ingin ada pemerataan pembangunan ya. Kalau kita liat kan sekarang pembangunan di luar Jawa itu kan investasinya sudah di atas 53 persen. Jadi nanti akan kita dorong terus terutama lewat keberlangsungan IKN," jelas dia.
Gibran menegaskan bahwa pembangunan tidak lagi jadi Jawasentris. Melainkan akan Indonesia sentris. "Jadi pembangunan tidak lagi Jawa Sentris, tapi Indonesia sentris," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Momen Penuh Makna, Danantara Rayakan Ultah Pertama dengan Hadiah Fantastis untuk Pelajar
-
Jangan Sampai Motor Mogok di Jalan! Ini 4 Titik Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Mudik Lebaran
-
5 Fakta Aksi Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang Kabur dan Ditangkap Warga
-
Daftar Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Rute dan Tarif Terbaru Menuju Jawa Tengah dan Jogja
-
Kronologi Ford Fiesta Nyemplung dan Hantam Rumah Warga di Ungaran Gara-gara Google Maps