SuaraJawaTengah.id - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi menyanyangkan kejadian keributan di sekitar Pasar Batang, Senin (18/12/2023) dini hari.
Bentrokan terjadi di daerah Pasar Batang pada pukul 01.00 WIB dini hari. Bentrokan ini diduga antara Oknum Suporter dari Batang yang melakukan penyerangan terhadap rombongan suporter dari Pekalongan yang baru saja pulang away dari Kudus saat mendampingi tim Persip bermain melawan tim Persiku pada Minggu (17/12/2023) di Stadion Wergu Wetan Kudus.
Menurut pengakuan salah satu suporter Pekalongan menyebutkan bahwa, "Kami sudah tidak ingin bermusuhan dengan siapa saja, tapi sudah dua kali mereka (oknum suporter dari Batang) melakukan hal ini kepada kami. Yang Pertama saat kami pulang away dari Magelang, mereka melempari batu ke rombongan kami, semalam mereka kembali menyerang dengan petasan, lemparan dan ditemukan sajam. Untungnya tidak ada korban, Sudah tidak masanya lagi, cukup Kanjuruhan sebagai contoh kita semua untuk lebih baik lagi bersikap dalan mendukung tim kebanggaan," ujar suporter dari Pekalongan yang tidak mau disebut namanya tersebut.
Yoyok Sukawi selaku Ketua Asprov PSSI Jateng sangat menyesalkan kejadian yang ada dan mengatakan tak ingin citra Liga 3 Jateng tercoreng karena ulah beberapa oknum.
"Sing digolek ki opo le rusuh ngono? Ganggu masyarakat sing ono. Sepak bola di Jateng ki udah bagus, udah tertib kompetisinya kok malah ada kejadian seperti ini. Di Batang timnya juga tidak ikut kompetisi, kemudian suporter yang dari Pekalongan juga seharusnya suporternya tidak away karena tertera di regulasi. Nanti di 8 besar akan kami sanksi tegas apabila masih ada yang melanggar karena ini komitmen dari kami PSSI Jateng dengan Polda Jateng supaya semuanya kondusif. Ayo to bangun bareng sepak bola di Jateng supaya lebih bagus," ujar Yoyok Sukawi di Semarang, Senin (18/12/2023).
Sebagai informasi, tim Persibat Batang musim ini tidak ikut serta dalam kompetisi Liga 3 Jateng 2023/2024 ini.
Berita Terkait
-
Jamin Keamanan Perayaan Nataru, Bakal Ada 15. 270 Personel Gabungan TNI-Polri yang Bersiaga di Jawa Tengah
-
Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Candi 2023, Polda Jateng Beberkan Strategi Hadapi Libur Nataru
-
Ketersediaan BBM, Bahan Pokok, dan Listrik di Jawa Tengah Selama Nataru Dipastikan Aman, Tapi Ini yang Harus Diwaspadai
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan