SuaraJawaTengah.id - Pemberian dana abadi kebudayaan untuk mendorong pelestarian budaya berkelanjutan merupakan salah satu rencana calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan Fandi Utomo, penasihat Prabowo di Komite Pemenangan Independen (KIP).
"Program Prabowo-Gibran sangat menjamin pelestarian budaya di Tanah Air," ujarnya, Rabu (20/12/2023).
Ia engklaim identitas nasional Indonesia yang kuat dan diperkuat dengan taktik cagar budaya agar dapat berkontribusi terhadap status maju negara tersebut.
Selain itu, lanjutnya, dana abadi kebudayaan sangat penting karena tidak hanya berhubungan dengan seni dan tari tetapi juga dengan sistem agama, struktur sosial, pengetahuan, bahasa, seni, mata pencaharian, serta teknologi dan peralatan.
Namun relawan KIP-Prabowo di Ponorogo sudah memberikan pernyataan, khususnya di Kecamatan Balong setempat.
Selain itu, ratusan masyarakat dari 21 kecamatan di Ponorogo menghadiri atraksi reog pada hari istimewa tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap ajakan yang disebarkan kepada masyarakat Ponorogo untuk berkomitmen negara kita pada Prabowo-Gibran dalam waktu dekat.
Ia mengatakan, relawan termasuk anggota masyarakat sipil yang bersatu mendukung Prabowo dari berbagai latar belakang bahkan afiliasi politik.
Sekretaris Dewan Pembina Karang Taruna menyatakan di hadapan ratusan masyarakat bahwa Ponorogo adalah negeri reog, artinya setiap desa minimal ada dua kelompok, oleh karena itu harus dilestarikan.
Baca Juga: Sore Ini, Prabowo Subianto Bakal Kampanye di Jawa Tengah, Ini Lokasinya
Menurut Ketua KIP-Prabowo Ponorogo, 21 Koordinator Kecamatan (Korcam) sudah siap bahkan sudah melakukan langkah-langkah untuk meyakinkan masyarakat bahwa Prabowo-Gibran bisa membawa negara ini lebih maju.
Prabowo-Gibran dapat Dukungan dari Seniman Jatim
Melalui dana abadi kebudayaan, pasangan nomor dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berdedikasi untuk meningkatkan kesejahteraan para seniman. Ratusan seniman bantengan asal Jawa Timur (Jatim) mendukung kuat duet Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 dengan usulan tersebut.
Ilham Bintang, Koordinator Kelompok Seniman Bantengan, menyatakan seniman mampu mendampingi duet Prabowo-Gibran melalui program dana abadi kebudayaan. Duet antargenerasi ini mengangkat martabat kesenian menjadi sebuah kesenian tradisional yang tidak bisa dianggap remeh.
"Termasuk salah satunya yakni menyiapkan penyediaan dana abadi kebudayaan bagi para seniman di Tanah Air," kata Ilham dalam sambutannya di Balai Pertemuan Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jatim dalam siaran pers pada Kamis, 16 November 2023.
Inisiatif Prabowo-Gibran ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga cagar budaya bangsa. Seniman dilindungi oleh duo Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan