SuaraJawaTengah.id - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD memprediksi pemilihan presiden akan berlangsung dua putaran berdasarkan data yang mereka miliki.
Deputi Politik 5.0 TPN, Andi Widjajanto di Jakarta, Rabu, memaparkan data yang dikelola kedeputiannya dari berbagai survei, untuk membuat prediksi analisis hingga 14 Februari 2024.
Terdapat tiga metode yang digunakan, mulai metode survei konvensional, forum group discussion (FGD) di beberapa puluh kota, dan media analitik yang digabungkan.
Ia menyebut pasangan calon Ganjar-Mahfud dalam posisi yang secara signifikan cukup baik jika menggunakan perbandingan dari tujuh hari lalu, dan data harian 1x24 jam.
Namun jika tidak ada kejadian yang mendadak, dan menggerakkan angka persentase dukungan secara signifikan, maka suara pasangan calon nomor 01,02, dan 03 akan stabil hingga 14 Februari 2024, yakni hari pencoblosan.
“Dan memang kalau pakai data objektif hari ini tampaknya kami harus mulai mempersiapkan strategi untuk putaran dua, yang tadinya kami optimis bisa menang satu putaran,” ujar Andi
Namun Andi mengungkap bahwa membutuhkan sesuatu yang luar biasa, terutama tadi kasus skandal blunder terutama dari pasangan lain terjadi di antara debat selanjutnya, jika ingin menang satu putaran.
“Kalau tidak terjadi sesuatu yang signifikan, maka peluang putaran dua tampaknya akan terjadi antara pasangan 02 dan 03,” ujar dia melanjutkan.
Dalam data yang diungkapkannya, posisi Ganjar-Mahfud secara signifikan membaik.
Dengan perbandingan data tersebut, terjadi peningkatan dari posisi Ganjar sekitar 2 persen, dari gabungan metode triangulasi.
Tujuh hari lalu, Ganjar dalam posisi di 35 persen, dan dalam 24 jam terakhir ada di 37 persen.
Capres 02 Prabowo Subianto pada tujuh hari lalu ada di 42,6 persen, lalu hari ini ada di 41,1 persen.
Kemudian capres 01 Anies Baswedan pada tujuh hari yang lalu ada di 22 persen, lalu hari ini stabil di 21,7 persen.
Kemudian dari media analytic, Ganjar memiliki sentimen positif di angka 41,2 persen. Sementara Mahfud Md sentimen positifnya di 38,4 persen.
Sentimen negatif Ganjar ada di angka 15 persen, dan Mahfud ada di 18,6 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka