SuaraJawaTengah.id - Calon Presiden Ganjar Pranowo berkunjung ke Sukoharjo, Jawa Tengah. Berbincang dengan pengusaha jamu.
"Kalau kamu pengin tahu hebatnya dunia perjamuan kita, datang ke Sukoharjo. Cuma di sini yang punya Pasar Jamu. Mau nongkrong juga bisa kok," tulisa Ganjar Pranowo di akun instagramnya, Rabu 27 Desember 2023.
Ganjar Pranowo tidak lupa berbincang dan bertanya seputar jamu dan manfaatnya. Seperti kencur dan kulit manggis.
Selain menanyakan sejumlah manfaat bahan yang dijual pedagang, Ganjar Pranowo juga sempat menanyakan fungsi kayu jati.
"Kayu jati khasiatnya apa," tanya Ganjar Pranowo.
"Buat rumah," jawab seorang warga yang berada depan Ganjar.
"Pintar," sahut Ganjar Pranowo.
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo ingin mendorong Indonesia menjadi pusat herbal dunia.
"Kami (Ganjar-Mahfud) akan dorong itu biar kita menjadi pusat herbal dunia," kata Ganjar usai mengunjungi Pasar Jamu Ngunter di Kecamatan Ngunter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Nikmat Diminum Ganjar Pranowo, 9 Jamu Ini Bisa Bikin Pria Tahan Lama di Ranjang
Ganjar menceritakan berdasarkan pengalamannya bahwa produk jamu Indonesia telah tersedia di negara-negara lain, bahkan sampai di luar kawasan Asia.
"Saya mendapatkan oleh-oleh saat ke Suriname (Amerika Selatan) itu jamu dan itu buatan dari sini (Indonesia) karena mereka merasa (jamu) ini masih merupakan tradisi," kata Ganjar.
Oleh sebab itu, dia menyatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud siap mendukung realisasi kebijakan pengembangan industri jamu.
Menurut Ganjar, salah satu cara mendukung realisasi itu ialah dengan mendorong agar kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri bisa menjadi "warung" utama dalam memasarkan produk jamu asli buatan Indonesia.
"Penting untuk kawan-kawan duta besar, kalau kantor duta besar jadi outlet-nya. Sehingga, ada tamu disuguhi jamu. Lalu, dia menceritakan jamu. Rasanya ini promosi yang cukup bagus," tambahnya.
Selain itu, Ganjar mengatakan akan mengakomodasi kebutuhan terkait perkembangan jamu lokal agar dapat menjadi gaya hidup, termasuk mendorong berdirinya kafe-kafe jamu.
"Permintaannya kafe-kafe jamu diperbanyak dengan satu harapan minuman tradisional yang berbasis jamu akan menjadi lifestyle (gaya hidup) orang untuk hidup sehat. Jadi, kami mau dorong itu," ujar Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal
-
Hutan Rapat dan Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet